Simak berbagai info Tibyan Islamic Centre KH Noer Alie Bekasi melalui media sosial Twitter (@islamicbks), Facebook (https://www.facebook.com/islamiccentrebekasi/), Instagram (@islamicentrebks) || Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi (islamiccentrebks@gmail.com)
22
Wed, May

Top Stories

Grid List

ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/pras.

Hot Issue

TIBYAN.ID, Jakarta - Mabes Polri menduga bahwa massa yang melakukan aksi unjuk rasa dan membuat kericuhan di sejumlah titik di Jakarta pada Selasa malam hingga Rabu pagi adalah massa bayaran. Polisi menemukan sejumlah amplop berisi uang dari pelaku unjuk rasa.

"Dugaan sementara, massa yang datang dari luar Jakarta. Kami juga menemukan beberapa amplop berisi uang," kata Kadiv Humas Polri Irjen Pol Mohammad Iqbal di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta Pusat, Rabu

Iqbal pun tidak merinci betapa banyak uang yang ada di dalam amplop tersebut. "Kami belum tahu, kami tidak membukanya," katanya.

Polri juga menduga beberapa insiden yang menyebabkan kericuhan merupakan kesengajaan dan massa anarkis itu diduga merupakan massa bayaran. "Bukan peristiwa spontan tapi by design, settingan. Diduga ini massa settingan, massa bayaran untuk menciptakan rusuh," jelas Iqbal.

Iqbal menyebut ada barang-barang yang diamankan dari massa settingan ini. Termasuk bayaran melalui amplop yang masih dipegang oleh massa tersebut.

"Ada 1 ambulans ada logo partainya itu penuh dengan batu dan alat-alat. Sudah kami amankan, Ada juga kami geledah massa-massa itu ada amplop dan uangnya, sudah disita, Polda Metro Jaya sedang mendalami," katanya.

Ia menjelaskan kronologis peristiwa kerusuhan yang terjadi di sejumlah titik di Jakarta. "Pada Selasa (21/5) pukul 10 pagi massa melakukan aksi damai di Kantor Bawaslu hingga pukul 21.00 WIB setelah massa melakukan shalat tarawih," katanya.

Namun sekira pukul 23.00 WIB. ada massa yang berulah anarkis dan provokatif serta berusaha merusak barrier. "Sesuai SOP sudah tidak ada lagi massa yang melakukan aksi, namun massa itu yang berada di ruas jalan di Jalan Sabang dan Wahid Hasyim bukannya kooperatif tapi menyerang petugas (lempar batu, melotov, petasan ukuran besar). Massa itu sangat brutal," jelas Iqbal.

Polri pun terus mengimbau agar massa membubarkan diri hingga pukul 03.00 WIB dinihari. "Mereka tak kunjung kooperatif, sehingga terpaksa kita dorong agar massa bubar," ujarnya.

Ketika polisi sedang mengamankan massa di Tanah Abang, muncul massa anarkis lain di Jalan Sabang, Jakpus, dan Jalan KS Tubun, Petamburan, Jakarta Barat. "Pada saat bersamaan pukul 03.00 WIB ada 200 massa di KS tubun. Diduga massa sudah disiapkan dan disetting," kata Iqbal.

Dari beberapa peristiwa tersebut, kata dia, berbagai data sudah didapat. Dari hasil pemeriksaan sementara bahwa mayoritas dari luar Jakarta, dari Jawa Barat, Banten dan ada dari Jateng.

 

(Sumber : Antara)

ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/ama

Hot Issue

TIBYAN.ID, Jakarta - Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo menjelaskan kronologi unjuk rasa di depan Gedung Bawaslu RI pada Selasa (21/5) yang berujung ricuh pada Rabu dini hari.

Awalnya, kata ia, unjuk rasa berjalan damai dan tertib di depan Gedung Bawaslu. Polri bahkan memberikan kelonggaran waktu hingga malam hari.

"Kami beri kelonggaran hingga buka puasa bersama, shalat isya dan tarawih. Bahkan anggota kami (polisi) shalat bareng massa. Setelah itu massa diimbau oleh kapolres untuk bubar," kata Brigjen Dedi saat dihubungi, Jakarta, Rabu (22/5).

Kemudian massa peserta aksi membubarkan diri pada Selasa sekitar pukul 21.00 WIB. Namun sekitar pukul 23.00, tiba-tiba sekelompok massa berjumlah ratusan orang muncul di depan Gedung Bawaslu dan merusak kawat pembatas berduri.

Petugas awalnya berupaya membubarkan massa dengan negosiasi. Namun massa tetap bertahan.

"Massa kemudian didorong oleh petugas (aparat). Pada saat pendorongan itu, massa melemparkan batu, kayu dan bom molotov," katanya.

Kemudian petugas terus berupaya mendorong massa menjauhi Gedung Bawaslu. Tercatat pukul 03.00 WIB, akhirnya massa mundur ke arah Tanah Abang.

Dedi juga menginformasikan, pada Rabu sekitar pukul 01.30 dini hari , massa membakar kendaraan di depan asrama polisi di Petamburan, Jakarta.

Sementara Polri masih mengecek kepastian jumlah korban yang jatuh dalam aksi unjuk rasa depan Bawaslu RI yang berujung ricuh semalam. "Masih dicek," kata mantan Wakapolda Kalteng ini

 

 

(Sumber : Republika.co.id)

ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/pras

Hot Issue

TIBYAN.ID, Jakarta - Ketua PP Muhammadiyah, Anwar Abbas, menghimbau agar pemerintah dapat secepatnya memulihkan situasi dan melakukan langkah-langkah yang lebih arif dan tepat agar situasi kembali normal.

Ia mendesak agar pemerintah memerintahkan pihak kepolisian dan aparat yang bertugas di lapangan untuk tidak melakukan hal-hal yang bisa menyebabkan korban jiwa dari para pengunjuk rasa.

Jika ada korban jiwa akibat aparat keamanan, menurutnya, hal itu tidak sesuai dengan sila kedua yaitu kemanusiaan yang adil dan beradab. Selain itu, hal tersebut juga akan merusak citra penegak hukum dan keamanan serta pemerintah Indonesia.

"Kalau ini terus berlanjut, apalagi kalau masyarakat luas menilai pihak aparat penegak keamanan semakin represif dan brutal, tentu saja  masalah ini akan berdampak sangat buruk terhadap kehidupan berbangsa dan bernegara," kata Anwar, dalam keterangan yang diterima Republika.co.id, Rabu (22/5).

Selain itu, Sekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI) ini mengatakan situasi yang tidak kondusif juga akan berdampak terhadap kehidupan perekonomian nasional. Pasalnya, masalah tersebut bisa membuat investor dan dunia usaha lari atau menarik diri dan tidak bisa melakukan aktifitasnya. Dengan demikian, perekonomian nasional bisa lumpuh.

"Perekonomian nasional bisa lumpuh karena faktor stabilitas   keamanan dalam negeri yang mereka butuhkan dan perlukan terganggu dan tidak ada," ujarnya.

Untuk itulah, ia mengimbau agar pemerintah memulihkan keadaan agar situasi kembali normal dan kehidupan perekonomian kembali hidup dan menggeliat.

Seperti diketahui, suasana di wilayah Petamburan, Tanah Abang, Jakarta, diwarnai kericuhan pada Rabu (22/5) dini hari tadi. Massa yang melakukan aksi demonstrasi dikabarkan bentrok dengan aparat keamanan yang bertugas.

 

 

(Sumber : Republika.co.id)

Foto : tirto.id

Aktual

TIBYAN.ID, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyatakan ada 200 orang luka-luka buntut kericuhan demo Bawaslu semalam. Sebanyak 6 orang yang tewas akibat peristiwa tersebut.

"Ini per jam 09.00 WIB. Jadi ada sekitar 200-an orang luka-luka," ujar Anies di RSUD Tarakan, Jakarta Pusat, Rabu (22/5/2019).

Anies mendatangi RSUD Tarakan untuk menjenguk orang-orang yang terluka akibat ricuh demo di sekitar kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, yang terjadi sejak semalam. 

Ia memastikan ada korban meninggal akibat peristiwa itu.

"Per jam 09.00 dan ada 6 tercatat meninggal," sebut Anies.

Seperti diketahui, bentrok antara massa demo di Bawaslu dengan polisi terjadi semalam. Polisi bertindak lantaran massa bertindak anarkis dan tidak mau dibubarkan hingga dini hari.

Selain itu, ada pula massa yang membuat keributan di dekat markas Brimob di Petamburan. Pagi ini, sekelompok massa bertindak anarkis di sekitar Tanah Abang.

Polisi memastikan pihaknya tak ada yang menggunakan peluru tajam dalam menghalau massa.

"Polisi tidak ada yang pakai peluru tajam," tegas Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (22/5).

 

(Sumber : Detik.com)

 

ANTARA FOTO/Risky Andrianto

Aktual

TIBYAN.ID, Bekasi - Pemerintah Kota Bekasi meniadakan hari bebas kendaraan bermotor atau Car Free Day (CFD) selama Bulan Ramadhan. Hal tersebut dilakukan untuk menjaga kekhusyukan beribadah umat muslim warga Bekasi.

"Untuk menjaga kekhusyukan dan menjaga kesucian Bulan Ramadhan 1440 H maka kegiatan Car Free Day ditiadakan," kata Wali Kota Rahmat Effendi dalam surat ederan nomor 660.1/2573/Dinas LH, Rabu (8/5/2019).

Selama Ramadhan, Car Free Day ditiadakan sebanyak enam kali, yakni 5 Mei, 9 Mei, 12 Mei, 19 Mei, 26 Mei, 2 Juni, dan 9 Juni 2019.

"Pelaksanaan Car Free Day di Kota Bekasi, dimulai kembali pada tanggal 16 Juni 2019," ujar Rahmat.

Bagi warga yang tetap ingin berolahraga, diimbau untuk berolahraga di area Hutan Kota Bekasi dan area Stadion Patriot Candrabhaga.

 

(Sumber : Detik.com)

Foto : Instagram(ustadzadihidayat)

Aktual

TIBYAN.ID, Jakarta - Pelawak Andre Taulany mengunjungi kediaman Ustaz Adi Hidayat (UAH). Hal itu terungkap dalam posting terbaru akun Instagram resmi UAH yang beralamat di @ustadzadihidayat, Senin (6/5).

Dalam tulisan di akun tersebut, tampak foto UAH dan Andre Taulany sedang sama-sama berdoa. Pelawak yang juga penyanyi itu terlihat mengenakan syal bergambar bendera Palestina. Kemudian, di samping foto itu terdapat tulisan dari pendakwah kelahiran Pandeglang, 34 tahun silam itu.

"Dahulu, Zuhair bin Abi Salma pernah khilaf terhadap Nabi hingga dihukum dengan cari! Hidup ataupun mati. Hingga kemudian ia (Zuhair bin Abi Salma --Red) menyamar agar dapat bertemu Nabi: memohon maaf, mengakui khilaf, hingga membuat puisi indah memuji Nabi," tulis UAH.

"Rasulullah shalallahu 'alaihi wassalam lantas tersenyum, memaafkan beliau. Bahkan memberi hadiah burdah, hingga puisi Zuhair dikenal dengan Qashidah Burdah," lanjutnya.

 

 

UAH juga mengimbau para netizen untuk mengambil hikmah dari kisah Zuhair bin Abi Salma. Misalnya, dengan mengutamakan pemaafan. Untuk itu, ustaz yang ahli ilmu menghafal Alquran itu mengajak segenap publik untuk memuliakan sosok Andre Taulany.

"Jikalau Zuhair saja Nabi maafkan, maka lebih utama kita memuliakan Mas Andre Taulany yang tulus mengevaluasi diri. Semoga Syal Palestina itu menjadi pengingat walau tentunya bukan burdah Nabi yang mulia," jelas UAH dalam postingan itu.

Sebelumnya, Andre Taulany mendatangi kantor pusat Majelis Ulama Indonesia (MUI) di Jakarta, Sabtu (4/5). Suami Rien Wartia Trigina atau Erin Taulany itu bermaksud meminta maaf kepada seluruh umat Islam lewat MUI.

Pasalnya, tersiar konten yang merekam Andre. Kata-kata Andre dalam video itu dianggap menghina Rasulullah SAW, meski bernada candaan, dalam satu acara televisi. Celetukan Andre dalam acara tersebut sebenarnya terjadi pada 2017, tapi kemudian heboh saat viral di media sosial beberapa hari belakangan.

 

(Sumber : Republika)

TIBYAN -- Makin dekatnya masa akhir pendaftaran calon walikota dan wakil walikota Bekasi, suhu politik local kota Bekasi makin terus menggeliat. Beberapa calon makin intens melakukan loby loby politik, khususnya dalam merancang pendekatan koalisi dan calon wakil yang akan menjadi satu paket pasangan.

Setidaknya sudah ada tiga kandidat besar yang muncul ke permukaan. Pertama, petahana Rahmat Efendy, calon dari Golkar. Kedua Muchtar Muhammad dari PDIP dan ketiga Netty Heryawan dari PKS. Ini pun kemungkinan masih bisa berubah. Kemampuan partai dan para calon dalam menentukan calon wakilnya sangat berpengaruh terhadap elektabilitas mereka.

Untuk menyoroti perkembangan itu, Amin Idris dari Tibyan.id mewawancarai Heri Suko Martono, Sekretaris DPD Partai Golkar Kota Bekasi. Putra almarhum Suko Martono, mantan Bupati Bekasi yang juga pendiri Islamic Centre Kota Bekasi, ini menilai peningkatan suhu politik adalah sebuah hal yang wajar yang terjadi di masyarakat dalam setiap menjelang pemilihan umum.

“Orang Indonesia, khususnya orang kota Bekasi sudah cukup dewasa menghadapi setiap peristiwa politik. Biasa lah itu, kenaikan suhu dalam batas - batas wajar,” kata Hery Suko dalam perbincangan di kantornya, Islamic centre.

Tibyan : Sebagai sekretaris partai Golkar di Kota Bekasi, bagaimana anda melihat situasi sosial politik masyarakat Bekasi menjelang pemilukada kota Bekasi?

Heri Suko Martono : Biasa lah ini mah. Ini bukan sesuatu yang baru dalam demokrasi. Di Bekasi, atau dalam skala nasional, atau bahkan di luar negeri pun setiap menjelang pemilihan umum selalu saja suhu politik masyarakat akan naik. Itu biasa. Kita kan sedang berdemokrasi, dimana setiap orang punya hak dan kewajibannya untuk menyalurkan aspirasinya.

 

Tibyan : Dalam kontestasi calon walikota, bagaimana posisi petahana Rahmat Effendi yang pecah kongsi dengan PKS dan tidak jadi berpasangan dengan Sutriono?

Heri Suko Martono : Bang Pepen sebagai kader yang dicaonkan partai Golkar sejauh ini telah mendapat banyak kepercayaan. Saya sebagai pengurus Golkar tentunya berterimakasih dengan kemajuan ini semua. Dari berbagai survey, elektabilitas calon Golkar ini terus cenderung makin naik. Alhamdulillah. Sedangkan mengenai pecah kongsi dengan Sutriono, ini juga didasarkan pada realitas politik yang berkembang. Kan pasangan ini terus di evaluasi, seberapa tinggi daya terima masyarakat. Hasil evaluasi kami ya seperti ini.

 

Tibyan : Lalu dengan siapa pasangannya?

Heri Suko Martono : Ini sedang dimatangkan terus. Tidak hanya di tingkat Bekasi, juga dibahas dalam level Jawa Barat dan DPP (Pusat). Bagaimana kalau berpasangannya dengan kalangan birokrat, bagaimana kalau dengan akademisi, atau bagaimana kalau dengan internal, bagaimana pula kalau dengan tokoh umat. Sebagai partai besar, golkar tidak kering kader.

 

Tibyan : Kesimpulannya dengan siapa Mas? Kapan diumumkan? 

Heri Suko Martono : Sabaaar. Ini masih berproses terus. Secepatnya akan diumumkan.

 

Tibyan : Bagi Golkar, apa sesungguhnya yang akan menjadi perhatian lima tahun ke depan dalam pembangunan di Kota Bekasi jika kadernya yang terpilih kembali?

Heri Suko Martono : Banyak hal. Diantaranya, bagaimana kita memberikan perhatian pada proses pembangunan sosial kemasyarakatan agar lebih kondusif lagi.  Rasa persatuan dan kebersamaan, toleransi, saling menghormati sesama, harmonisasi antara kaum minoritas dan mayoritas. Kualitas sosial kemasyarakatan inilah akan menjadi bagian penting dalam pembangunan ke depan. Karena tahun - tahun berikut setelah 2018 adalah tahun dimana potensi gesekan sosial begitu banyak.

 

Tibyan : Banyak umat Islam yang kecewa dengan Rahmat Efendy terkait berbagai statemennya seputar kasus Santa Clara?

Heri Suko Martono: Saya melihat ini menyangkut komunikasi. Di luar substansinya, saya mengakui komunikasi tentang pembangunan Gereja ini tidak ditangani dengan sebaik baiknya. Sehingga beberapa pihak merasa benar sendiri. Masyarakat tidak mendapat jawaban yang memuaskan. Pihak birokrat juga ke-PR-annya tidak dihandle dengan baik. Sehingga, menurut saya pribadi ya, pak walikota saat itu harus berfikir sendiri dan menjawab sendiri.

 

Tibyan : Apa yang akan dibenahi dari sisi komunikasi ini ?

Heri Suko Martono : Bisa saja misalnya, nanti untuk setiap persoalan penting dan punya bobot politis yang besar, walikota mendapat asistensi yang lengkap. Baik dari sisi subtansi masalahnya maupun sisi - sisi lainnya, seperti pertimbangan - pertimbangan komunikasinya. Sehingga, jangankan dalam bentuk jawaban, ekspresi dan mimik wajah pun harus diberi masukan.

 

Tibyan : Kembali ke soal pencalonan, kalau dari internal partai yang diminta untuk mendampingi Rachmat Efendi, berarti sekretais DPC adalah orang yang paling memungkinkan?

Heri Suko Martono : Hahahaha … saya ini kader partai. Saat ini saya sedang fokus pada tugas saya sebagai sekretaris. Cukup, Itu sudah menyita banyak energi saya. Saya gak mau energi saya terkuras untuk bicara mengandai andai. Apalagi sebagai pengurus di Islamic Centre Bekasi, saya juga setiap hari harus mengurusi banyak persoalan. Okay, clear.

 

Heri Suko Martono alias Heri Budhi Susetyo adalah tokoh muda Bekasi, putra H Suko Martono, yang semasa menjabat sebagai Bupati Bekasi mendirikan Islamic Centre bersama KH Noer Alie. Islamic centre itu pun menggunakan nama KH Noer Alie. Kini Heri menjadi pengurus inti Yayasan, sementara KH Noer Alie diwakili putranya KH Amien Noer dan KH Nurul Anwar juga menjadi tulang punggung Islamic Centre. (*)

Menjelang peringatan Hari Pahlawan Nasional tanggal 10 Nopember, Profesor  KH H Didin Hafidhuddin mengajak umat Islam untuk menumbuhkan kebersamaan, menghidupkan jiwa kepahlawanan, semangat berkorban dan sebagainya. Bakal calon presiden yang pernah diusung Partai Keadilan ini mengaku aneh melihat prilaku pemimpin negeri ini.  “Negerinya makin kacau, rakyatnya makin sulit, ko pemimpin masih asik asik saja membangun pencitraan. Sudahlah hentikan berbagai bentuk pencitraan itu, rakyat menanti karya nyata Anda yang cepat dan akurat untuk membenahi morat maritnya negeri ini,” katanya. Berikut perbincangan Pimpinan Redaksi Tibyan, Amin Idris, dengan Prof Didin Hafidhuddin ;

 

Tibyan; Setiap tanggal 10 Nopember diperingati sebagai hari untuk mengenang jasa jasa pahlawan kita. KomentarAnda ?

Prof Didin Hafidhuddin; Iya, bangsa Indonesia telah menetapkan tanggal 10 Nopember sebagai momentum untuk mengenang para pahlawan kita. Ini bagus. Ini bisa menjadi pelajaran untuk bangsa kita, bahwa para pahlawan inilah orang orang yang telah berkorban untuk bangsanya. Ini adalah tradisi yang baik saya kira.

 

Apa yang terpenting untuk kita jadikan pelajaran dari peristiwa peringatan hari pahlawan kali ini?

Setidaknya kita mengenalkan kepada generasi bangsa ini bahwa segala capaian yang diraih hari ini oleh bangsa Indonesia adalah buah dari kerja keras, perjuangan bahkan pengorbanan jiwa, harta dan nyawa mereka yang kini disebut pahlawan. Saya kira ini pentingnya kita memperingati hari pahlawan itu.

 

Memperingati hari pahlawan hanya mengenang masa lalu, membanggakan keberhasilan para tokoh yang tiada, sementara apa yang dilakukan saat ini sama sekali tidak mencerminkan nilai nilai kepahlawanan?

Ini bagian dari semangat itu. Semangat kepahlawanan itu memang harus dibumikan, dan terus menerus digelorakan dalam kehidupan sehari hari. Pahlawan itu kan pengorbanan. Pahlawan itu kan rela memberi yang terbaik untuk kepentingan yang lebih besar. Pahlawan itu kan berbuat kebaikan dan menegakkan kebenaran tanpa takut risiko. Dia bisa melakukannya meski risikonya hartanya habis, jiwa terancam, bahkan nyawa melayang. Nilai nilai ini memang semakin langka saat ini.Mereka yang kita kenal saat in isebagai pahlawan adalah orang yang telah terbukti merelakan semuanya, termasuk nyawanya, untuk rakyatnya.

 

Membumikan semangat kepahlawanan yang prof. maksud?

Saat ini kan bangsa kita sedang menghadapi banyak persoalan. Sudahlah, yang jadipejabat, jadi pemimpin, tampillah sebagai pemimpin yang berjiwa pahlawan. Para pahlawanitukanmenjadipahlawankarenasemasahidupmerekaberbuatjujur, berbuatbanyakuntukbangsa. Makanyamerekadinobatkansebagaipahlawan. Karenaitu, para pemimpinsaatinihendaknyamelakukanhalsamakalauingindikenangsebagaipahlawanbangsa. Peluangituada.

 

Apa yang prof lihat tentang para pemimpin bangsa kita saat ini?

Sudahlah hentikan semua pencitraan. Saya hanya heran saja, dalam keadaan negeri ini semakin sulit, pemimpinnya masih saja sibuk membangun pencitraan. Sudah hentikanlah. Lakukan yang dibutuhkan rakyat.

 

Semangat kepahlawanan rasanya sudah jauh dari kehidupan bangsa kita. Hampir di semua lapisan social tampaknya sudah semakin pragmatis berfikirnya, dan matrialistik cara hidupnya. Semangat berkorban dan nilai nilai kebersamaan makin terasa langka?

Ini menjadi tugas kita semua. Kalau perlu momentum hari pahlawan selalu dijadikan semacam gerakan untuk membangun kembali semangat kepahlawanan itu. Ini yang harus dijadikan fokus memperingati haripahlawan. Serimonial boleh saja tapi fokusnya semacam dibikin gerakan semangat kepahlawanan. Di sekolah, di rumah, di masjid, di kantor kantor …

 

Kalau Islam bagaimana memandang kepahlawanan itu Prof?

Islam itu justeru yang paling banyak mengajarkan nilai nilai kepahlawanan. Kebersamaan, semangat memberi, saling membantu dan sebagainya. Nabi Ibrahim adalah symbol kepahlawananitu. Lihatlah, bagaimana dia berkorban. Lihat juga Nabi Muhammad  dan para sahabat, adalah pemimpin yang hidup bersahaja tapi berhambur untuk mensejahterakan rakyat yang dipimpinnya. Bagaimana Abu Bakar menyerahkan semua hartanya untuk umat. Bagaimana Abdurrahman bin Auf dan seterusnya. Mereka juga tidak segan segan turun ke masyarakat, mendengar langsung keluhan mereka dan memberinya solusi.

 

Tapi pemimpin saat ini hampir tiap hari ada yang tertangkap tangan oleh KPK?

Saya kira itu karena keringnya semangat kepahlawanan. Maka saya piker perlu juga sentiment keislaman ini dipakai untuk menyetop korupsi. Misalnya, anda pemimpin, anda muslim. Kalau masih mengaku muslim, ayo hentikan korupsi. Ini menjadi tugas bersama, dalam seluruh lapisan masyarakat bisa dihidupkan semangat itu, muslim menolak korupsi. Muslim membela kepantingan umat dan rakyat. Ulama dan kaum cenrdik pandainya bisa terus saling mengingatkan, saling menjaga dalam lingkar komunitas muslim itu. (*)

TIBYAN -- Dalam kesempatan peringatan HUT Islamic Centre yang ke 24, Pimred Tibyan  Amin Idris, sempat bincang bincang dengan KH Amin Noer, ketua Dewan Pembina Yayasan Nurul Islam KH Noer Alie Islamic Centre Bekasi di ruang Dewan Pembina. Berikut sebagian petikan perbicangannya;

Tibyan : Apa yang terpenting bagi Islamic Centre pada usianya yang ke 24 ini?

KH Amin Noer : Islamic Centre sebagai lembaga dakwah makin dihimpit oleh pertumbuhan budaya masyarakatnya. Ketika awalnya para pendiri membangun Islamic Centre, saat itu masyarakat disekitarnya masih sangat berbeda dengan masyarakat jaman ini. Karena itu, perjuangan dakwah terletak pada bagaimana upaya menyesuaikan strategi sesuai dengan tantangan yang dihadapinya. Berbeda tantangan berbeda pula strategi yang dipakai untuk mengantisipasi tantangan itu. Jadi pada usia 24 tahun ini diperlukan kemampuan untuk membaca tantangan tantangan itu.

Tibyan : Masalahnya, pertumbuhan dan tantangan social itu selalu lebih cepat dan lebih dinamis?

KH Amin Noer : Kunci utamanya ada di pengurusnya, tentunya. Pengurusnya dulu harus kompak. Baru kemudian akan bisa melahirkan gagasan gagasan brilian untuk menjawab tantangan itu.

Tibyan: Apakah pak kiyai melihat pada usia 24 tahun ini Islamic telah memberi sinyal sinyal kuat sebagai pusat peradaban yang diimpikan pada pendirinya dulu?

Kiyai Amin Noer: Saat Islamic berdiri, bekasi masih belum apa apa. Tapi saat itu, Kiyai Noer Alie telah melihat gambaran masa depan yang seperti apa akan terjadi di Bekasi. Heterogenitas, pertumbuhan ekonomi, pergeseran nilai dan sebagainya. Karenanya kiyai melontarkan untuk mendirikan Islamic Centre. Dan Bupati Suko Martono pun cepat tanggap. Bersama Pak Rusmin, gagasan Islamic Centre pun segera diwujudkan. Trio inilah yang meletakkan dasar dasar pemikiran tentang Islamic Centre. Setelah 24 tahun problematikanya pun pasti berbeda, tapi essensinya tetap sama, yakni bagaimana memberi pendampingan pada umat untuk hidup lebih baik dan lebih beradab.

Tibyan: Di dalam lingkungan Islamic orang bisa saja khusuk berzikir, bertasbih, beribadah dan melakukan hal hal positif sesuai moralitas Islam. Tapi selangkah saja diluar pagar Islamic kemaksiatan ada dimana mana?

Kiyai Amin Noer : Inilah tantangan dakwah. Hendaknya, Islamic itu tidak sekadar memberi kekhusuan di dalam lingkungannya sendiri. Tapi bagaimana juga menjangkau wilayah di sekitarnya. Jadi tidak sekadar memperkuat basis dalam rumahnya, tapi bisa juga member sinar kedamaian pada lembaga-lemaba, institusi institusi di sekitarnya. Ini memang “pr” yang harus terus diperjuangkan.

Tibyan: Tapi pak Kiyai, heterogenitas umat pun tampaknya menjadi pertimbangan untuk pergerakan Islamic dalam berdakwah.

Kiyai Amin Noer : Memang. Islamic juga hendaknya memperkuat terus komitmennya sebagai lembaga pemersatu. Kita sadar, dilingkungan kita telah berkembang  aneka warna warni pemikiran keberagamaan. Ada yang begini, ada yang begitu. Kesannya berbeda. Tapi sebetulnya tidak.  Karena itu, seharusnya di sisi ini Islamic memberi ruang yang lebih luas lagi, agar semua perbedaan itu bisa cair di sini. Sesuai misinya, Islamic bisa tampil menjadi pemersatu di tengah perbedaan itu.

Tibyan : Apa yang dapat pak Kiyai sampaikan untuk Islamic Centre menyongsong tantangan dakwah yang makin kompleks?

Kiyai Amin Noer : Begini ya. Islamic ini kan sebuah lembaga. Ada organisasi di dalamnya. Ada orang orang yang mengelolanya. Ada aturan dan ketentuan ketentuannya yang ditetapkan sebagai pedoman kerja. Bahkan ada program kerja yang ditetapkan, jangka pendek dan jangka panjang. Selagi hal hal ini diikuti dan dipatuhi, seberat apapun pekerjaan akan menjadi ringan. Apalagi tugas dakwah yang dijalani dengan ikhlas, pasti Allah akan membantu menyempurnakannya. Jadi kuncinya adalah perkuat organisasi dan ikuti ketentuan yang telah ditetapkan.

Tibyan : Saya ingat, Al Magfurlah (KH Noer Alie-red) pernah membriefing kami tentang berorganisasi dakwah. Pertama kekompakan, kedua hidup hidupilah organisiasi tapi jangan cari hidup dari organisasi. Menurut Pak Kiyai masih relevan kah?

Kiyai Amin Noer. Iya,  kompak itu utama. Tentunya dalam bingkai organisasi. Ada struktur. Fungsikan setiap struktur organisasi dengan sebaik banyknya. Dengan cara ini pasti lahir kekompakan yang bisa dipertanggungjawabkan. Juga tidak mengeksploitasi organisasi untuk memperkaya diri secara tidak benar. Ini artinya tidak boleh korupsi dan sejenisnya. Pesan pesan moral itu sesungguhnya masih berlalu, tergantung bagaimana kita menafsirkannya secara luas dan terbuka. (Abu Bagus)

Foto : Ilustrasi/aos4ventos.com.br

Rihlah

TIBYAN.ID - Claudio Muhammad Baker, Juru Bicara Muslim Association of Santos (MAS), wisatawan Muslim yang datang biasanya memberikan pandangan dan masukan agar MAS bisa menjalankan kegiatannya dengan lebih baik. MAS juga seringkali menyarankan tempat wisata yang perlu dikunjungi.

Baker mengatakan MAS biasanya merekomendasikan Santos, Sao Paulo, Goianida, Curitiba, Brasilia, dan Florianopolis untuk dikunjungi wisatawan Muslim. ''Tempat itu memiliki komunitas Muslim yang besar dan warganya memiliki pemahaman yang komprehensif tentang Islam,'' katanya.

Menurut Baker masyarakat di tempat-tempat itu juga menghormati tradisi dan kultur Muslim. Di samping tempat itu memang memiliki pemandangan, pantai, dan kehidupan yang indah. Dengan demikian wisatawan Muslim bisa menikmati wisatanya dengan baik.

Berdasarkan sensus terakhir yang dilakukan pada 2001, ada 27.239 Muslim di Brasil. Meski Islamic Brasilian Federation (IBF) menyatakan ada sekitar 1.5 juta Muslim di sana. Sebagian besar Muslim di Brasil berasal dari Suriah, Palestina, dan Lebanon.

Mereka sampai di Brasil pada abad ke-19 selama Perang Dunai I dan pada 1970-an. Sejumlah warga Irak juga ada di Brasil, mereka tiba di sana sejak dimulainya invasi yang dilakukan AS dan sekutunya terhadap Irak pada 2003.

Sebagian besar Muslim hidup di negara bagian Parana, Goias, Rio de Janeiro, dan Sao Paulo. Meski demikian ada juga komunitas Muslim dalam jumlah yang cukup banyak di Mato Grosso do Sul dan Rio Grande do Sul. Di Sao Paulo, terdapat sekitar 10 masjid.

Salah satu masjid yang terbesar dan termegah adalah Mosque Brasil yang berada di pusat kota. Masjid ini merupakan masjid pertama yang dibangun di Amerika Latin. Proses pembangunan masjid tersebut dimulai pada 1929. Dan kini, masjid tersebut menjadi salah satu komoditas wisata negeri yang kental nuansa Katholiknya ini. Brasil memang piawai mengelola pariwisata.

 

(Sumber : Republika)

Foto : pinbisnisnet.weebly.com

Rihlah

TIBYAN.ID - Jumlah visa umrah yang telah dikeluarkan Arab Saudi pada musim umrah tahun ini (sejak September 2018) mencapai 2.785.790 visa. Menurut data Kementerian Haji dan Umrah Saudi, sebanyak 2.346.429 jamaah umrah telah tiba di Kerajaan Saudi.  

Dari data tersebut dilaporkan, masih ada 345.114 jamaah yang berada di wilayah Kerajaan Saudi. Dilansir dari Arab News, Ahad (13/1), angka itu termasuk sebanyak 233.910 jamaah di Makkah dan 111.204 di Madinah. 

Sebagian besar jamaah, yakni sebanyak 2.122.424, datang ke Kerajaan melalui jalur transportasi udara. Sementara sebanyak 213.121 jamaah masuk ke negara itu melalui jalur darat dan 10.884 jamaah tiba melalui jalur laut. 

Jumlah jamaah terbesar berasal dari Pakistan, yakni sebanyak 637.745. Angka jamaah terbesar kemudian diikuti oleh Indonesia (420.410).

Pemerintah Saudi memang memiliki rencana reformasi Visi 2030. Saudi memiliki tujuan untuk menarik lebih dari 30 juta jamaah umrah. Di samping itu, Saudi juga bertekad menyediakan layanan yang sangat baik dan pengalaman yang luar biasa saat berziarah bagi para jamaah.  

Tahun lalu, kementerian tersebut meluncurkan indikator pekanan di mana pihak berwenang dapat melacak jumlah jamaah yang datang ke Kerajaan. Sehingga nantinya, memperkaya pengalaman mereka dengan menyediakan layanan berkualitas tinggi. 

Berikut ini delapan negara penyumbang jamaah umrah terbesar lima bulan terakhir: 

    No        Negara                                          Jumlah 

  1. Pakistan                                            637.745 jamaah 
  2. Indonesia                                          420.410 jamaah 
  3. India                                                 292.607 jamaah  
  4. Malaysia                                            135.895 jamaah  
  5. Yaman                                               128.618 jamaah 
  6. Mesir                                                   73.179 jamaah  
  7. Turki                                                    65.970 jamaah  
  8. Uni Emirat Arab                                    59.855 jamaah  
  9. Bangladesh                                          57.701 jamaah  

 

(Sumber : Ihram.Republika)

Foto : google

Rihlah

Oleh: Ahmad Agus Fitriawan

Pelaksanaan ibadah haji tidak bisa dilepaskan dari dimensi perjalanan kemanusiaan pada aspek spiritual dan sosial untuk bisa dijadikan pelajaran dan tun tun an dalam menghadapi persoalan kehidupan. Ibadah haji merupakan rukun Islam kelima yang sarat dengan pengamalan nilai-nilai kemanusiaan universal.

Ka'bah merupakan simbol persatuan dan kesatuan umat, juga mengandung makna eksistensi kemanusiaan. Misalnya, di dalam Ka'bah terdapat Hijr Ismail, putra Nabi Ibrahim AS pernah hidup dalam suka dan duka bersama ibunda Siti Hajar pada saat ditinggal ayahandanya. Siti Hajar adalah sosok ibu yang penuh kasih sayang terhadap anaknya, sertsa memiliki keimanan kokoh, ketenangan batin, dan keluhuran budi.

Ia adalah wanita kulit hitam, miskin, bahkan budak. Namun demikian, budak wanita ini ditempatkan Allah SWT di sana untuk menjadi pelajaran bahwa Allah memberikan kedudukan kepada seseorang bukan karena keturunan atau status sosialnya, melainkan karena ketakwaan kepada Allah SWT dan usaha untuk hijrah dari kejahatan menuju ke baik an, dari keterbelakangan menuju peradaban.

Makna ibadah haji sungguh-sungguh memberikan pelajar an luar biasa atas perjalanan spiritualitas kemanusiaan hamba Allah dalam mengharap ridha Allah SWT dan meraih cin ta-Nya. Pertama, sikap totalitas dalam beribadah lillaah ta'ala. Setiap ibadah menuntut adanya totalitas kepasrahan dan kepatuhan.

Inilah yang disebut ibadah ikhlas dan pasrah yang jauh dari riya (agar dilihat orang lain), sum'ah (agar didengar orang lain), sehingga bukan hanya lillaah ta'ala melainkan juga billaah ta'ala. Tidak ada seorang ulama pun tidak bersepakat bahwa apa yang dilakukan Nabi Ibrahim AS dan Siti Hajar terhadap Ismail merupakan bukti penyerahan diri sepenuhnya terhadap perintah Allah SWT.

Kedua, sikap selalu ingin dekat dengan Allah SWT. Inti ibadah adalah menguji kesabaran dan sejauh mana segala pola pikir dan pola tindak manusia benar-benar sejalan dengan perintah Allah SWT dan menjauhi segala larangan- Nya. Karakter manusia yang dekat dengan Allah SWT ada lah manusia yang sanggup melaksanakan segala pe rin tah Allah dan menjauhi larangan-Nya dengan ketulusan hati untuk melaksanakan ibadah itu tanpa ragu sebagai rasa syukur kepada Allah SWT.

Ketiga, sikap keberanian menanggung risiko yang berat sebagai bentuk kecintaan kepada Allah SWT, melebihi ke cintaan kepada yang lainnya. Harta, takhta, dan jabatan atau kedudukan, bahkan jiwa ini sekalipun, tidak ada artinya jika mahabbah atau rasa cinta abadi kepada Allah hadir di relung hati manusia.

Keempat, sikap melepaskan dan memerdekakan diri dari sifat dan sikap buruk manusia. Ibadah kurban me ngan dung makna agar umat Islam dalam kehidupannya selalu membuang jauh-jauh atau membunuh sifat-sifat binatang yang bersarang dalam dirinya. Karakter dominan dari binatang adalah tidak memiliki rasa kebersamaan atau per satuan dan kesatuan, hanya mementingkan isi perut (kenyang), serta tidak mengenal aturan, norma, dan etika. Berkurban berarti menahan diri dan berjuang melawan godaan egoisme. Walahu'alam.

 

(Sumber : Republika.co.id)

Follow Us

Advertisement

Top Stories

Grid List

Foto : MUI

Oase Iman

TIBYAN.ID, Jakarta - Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengingatkan semua pihak menahan diri serta mewaspadai provokator yang memicu tindak kekerasan dan perilaku anarkistis serta mencederai kesucian bulan Ramadhan. 

"Ramadhan adalah bulan suci. Setiap muslim wajib memelihara kesucian Ramadhan. Tindakan anarkistis yang dilakukan mencederai kesucian Ramadhan dan hukumnya haram," kata Sekretaris Komisi Fatwa MUI Asrorun Niam Sholeh usai rapat pleno Komisi Fatwa MUI di Jakarta, Rabu (22/5/2019).

Rapat pleno Komisi Fatwa dipimpin Ketua Komisi Fatwa MUI Hasanudin dihadiri oleh pimpinan dan anggota Komisi Fatwa MUI. Hadir juga Huzaimah T Yanggo dan A Sutarmadi.

Rapat pleno Komisi Fatwa MUI ini salah satunya membahas tentang kondisi sosial terakhir yang dinilai menodai kesucian Bulan Suci.

Atas dasar itu, Komisi Fatwa MUI mengimbau masyarakat untuk terus menjaga kondusivitas dan kedamaian. Dalam menyampaikan aspirasinya, harus dilakukan dengan santun serta dalam koridor hukum.

Komisi Fatwa MUI juga mengimbau aparat penegak hukum untuk melakukan langkah persuasi dalam menghadapi masyarakat yang menyampaikan aspirasi, serta melakukan langkah hukum dg tidak memberikan toleransi terhadap pelaku kekerasan dan anarki. 

"Perlu langkah preventif agar kekerasan tidak meluas eskalasinya. Aparat dan umat Islam perlu mencegah potensi kekerasan sekecil apapun untuk menjamin kemaslahatan bangsa," kata Niam.

Komisi Fatwa MUI juga meminta semua pihak mewaspadai adanya provokasi yang merusak kerukunan dan persaudaraan, persaudaraan sesama umat Islam (ukhuwah Islamiyah), kerukunan sesama anak bangsa (ukhuwah wathaniyah), dan kerukunan sesama anak manusia (ukhuwah insaniyah) .

Masyarakat yang menyampaikan aspirasi, harus dilaksanakan dalam koridor hukum, dilakukan secara santun, dan mewaspadai adanya infiltrasi serta provokasi yang merusak. "Aparat perlu tegas menindak provokator," katanya.

 

(Sumber : Sindonews)

ilustrasi

Dunia Islam

TIBYAN.ID - Sekelompok tentara Britania Raya yang beragama Islam mendapatkan undangan berumrah dari pemerintah Kerajaan Arab Saudi. Seperti dilansir The Nation, Ahad (12/5), mereka kini telah tiba di Jeddah, Arab Saudi, bersama dengan para tentara dari angkatan bersenjata sejumlah negara. Bukan untuk latihan militer, melainkan melaksanakan ibadah di Masjid al-Haram.

Salah seorang tentara Inggris, Sohail Ifraz, mengaku terkejut dan bersyukur lantaran namanya termasuk daftar undangan. Pria berpangkat kopral ini berkesempatan menunaikan umrah pada bulan suci Ramadhan tahun ini. "Saya merasa sangat tersanjung mendapatkan kesempatan untuk pergi ke Tanah Suci,” kata dia.

Baginya, perjalanan umrah kala Ramadhan selalu menjadi momen yang istimewa. Dia termasuk kelompok keberangkatan militer Inggris yang dimulai pada 2 Mei lalu. Pada pekan ini, rombongannya akan kembali ke pangkalan militer sesudah berumrah.

“Tak ada undangan yang lebih baik selama Ramadhan daipada ini (umrah --Red),” sebut Ifraz.

Undangan berumrah tidak hanya menjadi kesempatan bagi personel angkatan bersenjata yang beragama Islam. Momen ini juga menjadi kesempatan bagi mereka untuk berbagi kesan tentang Islam kepada rekan-rekan yang non-Muslim. Misalnya, mereka dapat menjelaskan tentang apa itu agama Islam, bagaimana seorang Muslim menjalani Ramadhan, serta praktik-praktik ibadah di Tanah Suci Makkah dan Madinah.

Kopral Ifraz sendiri mengaku diminta menjelaskan berbagai hal tentang Islam kepada para seniornya. “Mereka terus-menerus mengajukan pertanyaan, seperti 'mengapa kamu shalat menghadap satu lokasi itu (Ka'bah)?' Ya, dari hal yang tampaknya sederhana itu,” kata dia.

Keberadaan tentara Islam di angkatan bersenjata Britania Raya terbilang minim. Hanya sekitar 0,4 persen dari pasukan reguler Inggris yang beragama Islam. Demikian berdasarkan data Kementerian Pertahanan Inggris Raya pada April 2017.

Bagaimanapun, militer melakukan pelbagai upaya merekrut personel dari komunitas Muslim setempat. Adanya undangan dari Saudi untuk umrah ini diharapkan menarik minat lebih banyak orang Islam di Inggris untuk bergabung dengan angkatan bersenjata.

Terpisah, Sersan John menjelaskan, kesejahteraan tentara Muslim di angkatan bersenjata Inggris dinilai telah meningkat dalam tahun-tahun terakhir. Misalnya, pihak komando militer telah menerbitkan panduan resmi tentang Ramadhan sejak 2010 lalu. Hal itu untuk membantu rekan-rekan tentara dalam memahami puasa, shalat lima waktu, sajian halal, serta cara-cara memperlakukan prajurit Muslim selama Ramadhan.

 

(Sumber : Ihram.co.id)

(Ilustrasi mengantuk)

Health

TIBYAN.ID - Apa yang dirasakan tubuh saat puasa sering dipengaruhi oleh apa yang dikonsumsi saat sahur. Begitu juga jika kita mengalami ngantuk yang teramat ketika puasa. Bisa jadi ini akibat banyak mengonsumsi karbohidrat dan gula.

Selain makanan dan minuman saat sahur, Divisi Metabolik Endokrin Departemen Ilmu Penyakit Dalam Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), dr Wismandari Wisnu, SpPD, K-EMD, FINASIM menyebutkan ngantuk juga dipengaruhi oleh empat alasan ini.

1. Stres

Hormon stres atau kortisol saat berpuasa akan menurun. Sehingga glukosa dalam darah juga akan menurun dan tubuh menjadi lemas dan mengantuk.

2. Kurang zat besi

Zat besi merupakan mineral essensial yang berperan dalam pembentukan hemoglobin sel darah merah yang dibutuhkan tubuh untuk menyimpan dan mengangkut oksigen dari paru-paru ke seluruh tubuh.

“Jika zat besi kurang maka pembentukan hemoglobin akan berkurang dan ini akan membuat mengantuk karena kurang oksigen,” jelas dr Wisma.

3. Kurang tidur

Pola tidur saat bulan Ramadhan berubah dari biasanya menjadi lebih sedikit. Bagi pekerja, setelah sahur cenderung tidak tidur lagi. Kondisi ini tentunya akan membuat orang menjadi mudah mengantuk.

4. Kadar gula darah menurun

Saat berpuasa, tubuh akan menggunakan kalori dari makanan saat sahur. Pada siang hari, glukosa dalam tubuh pun akan menurun dan diwaspadai terjadinya hipoglikemia atau kadar gula darah menurun.

“Otak mengkonsumsi 60 persen asupan glukosa, bila kurang makan kinerja otak akan menurun dan ini membuat mengantuk,” papar dr Wisma.

Bila cadangan glukosa sudah habis, maka tubuh akan menggunakan lemak sebagai sumber energi cadangan, maka dari biasanya berat badan turun selama puasa.

 

(Sumber : Detik.Health)

Dok.The Advertiser

Wawasan

TIBYAN.ID - Jauh sebelum kedatangannya di India, Imam Mohamad Tawhidi sudah mendapatkan banyak respon dari berbagai pihak. Di sisi lain ada segelintir yang “mengagung-agungkan” dirinya, sementara ulama-ulama India melayangkan surat kepada Kementerian Luar Negeri menolak kedatangannya ke India baru-baru ini, lapor thequint.

Minggu lalu Tawhidi sudah berada di India (tepatnya di Indira Gandhi National Centre for the Arts (IGNCA) in Delhi) untuk menghadiri acara ‘Arth’, sebuah festival budaya yang akan diikuti oleh lebih dari 250 penulis, cendekiawan, pengrajin, dan seniman dari India dan luar negeri.

Tawhidi dilahirkan di Iran, ia mempromosikan dirinya sebagai seorang aktivis perdamaian dan telah mendapatkan banyak kritik ekstrim dari sesama Muslim karena pandangannya yang radikal dan agak reformis.

Berikut ini beberapa pandangannya:

Di Pakistan

Dalam sebuah wawancara baru-baru ini dengan The Times of India, Tawhidi mengatakan bahwa “Islam versi Pakistan diamandemen agar sesuai dengan narasi pemerintah dan membenarkan kesalahannya.”

“Setiap negara memiliki pasukan. Tetapi Pakistan memiliki tentara yang memiliki sebuah negara,” kata Tawhidi di Twitter.

Tentang Muslim India

“Jika para ekstrimis imam di India memiliki otak, mereka akan pergi berlibur sekarang,” katanya, sebelum kunjungannya ke India.

Tidak heran jika pernyataan Tawhidi mendapat dukungan dari brigade dan sayap kanan Hindutva di India.

Pada hari Kamis lalu, Sang ‘Imam’ mengadakan pertemuan dengan pemimpin BJP dan Rajya Sabha MP Subramanian Swamy di New Delhi.

Tawhidi –yang pernah didatangkan komunitas Syiah ke Indonesia dan sempat dipertemukan dengan Ahok– juga telah dipuji oleh beberapa orang secara online, termasuk penulis Hindu Amerika yang cenderung kanan David Frawley.

ahok-tawihidi.jpg

(Tawhidi bertemu Ahok di Jakarta)

Tawhidi tidak hanya ‘membenci’ kaum Muslim seperti halnya beberapa organisasi yang berhaluan kanan, tetapi ia juga menyebarkan secara persis jenis narasi yang pas di blog, laporan, dan pidato mereka.

Dia bahkan telah memberikan wawancara ke portal sayap kanan OpIndia tahun lalu.

Aktivis dan kolumnis anti-Islamofobia untuk Mata Timur Tengah CJ Werleman juga merefleksikan bagaimana Imam ‘palsu’ itu dipuji oleh “fasis Hindu yang membenci Muslim di India”.

Sementara itu, kedatangannya di India disambut dengan permusuhan oleh beberapa pengkhotbah dan organisasi Islam.

Shujaat Ali Quadri, Presiden Nasional Organisasi Pelajar Muslim India, telah menge-Tweet: “Kami menentang dan menolak kedatangan Imam Tawhidi di India. Dia tidak lain adalah boneka dari Barat dan Israel. ”

Majlis Ulama-e-Hind juga menyatakan ketidaksetujuannya atas kunjungan Tawhidi dan telah menulis surat kepada Menteri Dalam Negeri Rajnath Singh. Organisasi itu juga mengecam jaringan TV Zee karena mengundangnya untuk ‘Arth’.

Tawhidi telah ‘menertawakan’ protes di Twitter:

Sarjana Islam Tarek Fatah, sementara itu, mengatakan bahwa ada kepanikan di antara para pengkhotbah Islam India.

Tawhidi juga mengatakan: “Mereka memberi tahu Anda bahwa saya palsu, mereka mengatakan kepada Anda bahwa saya bukan siapa-siapa, mereka kemudian mengadakan pertemuan darurat untuk mengeluarkan fatwa, pernyataan dan surat-surat yang mengintimidasi kepada menteri dalam negeri untuk melarang saya memasuki negara mereka. Jika saya adalah mereka yang mengatakan saya adalah mereka, mereka tidak akan melakukan apa yang mereka lakukan. Sederhana.”

Penulis dan filsuf terkenal Sam Harris juga memuji Tawhidi. Khususnya, Harris pernah menyatakan “kita tidak berperang dengan terorisme, kita berperang dengan Islam” itu sendiri.

Sheikh Palsu

Beberapa pengguna di media sosial juga memberi tanda bahwa Tawhidi, yang mengaku sebagai Imam, sebenarnya ‘penipu’.

Seorang pengguna menunjuk ke perbedaan dalam akun Tawhidi sendiri tentang asal-usulnya.

Padahal, pendiri Alt News Pratik Sinha menuduh Tawhidi menyebarkan berita palsu.

Klaim tersebut tampaknya dibuktikan karena Tawhidi bukan seorang Imam, juga bukan Tawhidi yang diakui sebagai seorang Imam oleh Dewan Imam Nasional Australia atau yang setara dengan Australia Selatan, “ia juga tidak berafiliasi dengan masjid atau pusat sholat Australia,” menurut sebuah Investigasi ABC ke dalam “Sheikh palsu.”

 

(Sumber : Hidayatullah)

Advertisement

Upcoming Events