Simak berbagai info Tibyan Islamic Centre KH Noer Alie Bekasi melalui media sosial Twitter (@islamicbks), Facebook (https://www.facebook.com/islamiccentrebekasi/), Instagram (@islamicentrebks) || Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi (islamiccentrebks@gmail.com)
27
Thu, Jun

Top Stories

Grid List

foto : Nurul Qomar / Klikberita

Hot Issue

TIBYAN.ID, Brebes - Pelawak kondang yang juga politisi, Nurul Qomar, ditahan di Mapolres Brebes, Jawa Tengah. Dia tersandung kasus dugaan pemalsuan ijazah S-2 dan S-3.

Kasat Reskrim Polres Brebes, AKP Triagung Suryomicho saat dikonfirmasi membenarkan penahanan terhadap Nurul Qomar sejak Senin malam. Tersangka dijemput paksa karena beberapa kali dipanggil tidak datang.

Masih menurut Kasat Reskrim, Nurul Qomar merupakan tersangka kasus pemalsuan ijazah S2 dan S3. Eks anggota DPR RI tersebut disangka memalsukan 

ijazah sebagai syarat mencalonkan Rektor Umus (Universitas Muhadi Setiabudhi) Brebes.

"Tersangka dilaporkan oleh Muhadi Setiabudhi terkait dugaan pemalsuan ijazah S2 dan S3 saat mencalonkan diri sebagai rektor," ungkap Kasat Reskrim saat dikonfirmasi Selasa (25/6/2019) siang.

Lebih lanjut menurut Kasat Reskrim, ijazah yang dipalsukan oleh tersangka adalah ijazah dari salah satu universitas di Jakarta.

Dedengkot grup lawak Empat Sekawan yang juga ini dinilai melanggar Pasal 263 KUHP dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara.

 

(Sumber : Detik)

Foto: Instagram/@ustadzrahmatbaequni

Hot Issue

TIBYAN.ID - Polisi telah membawa Rahmat Baequni ke Mapolda Jawa Barat terkait kasus video ceramahnya tentang anggota KPPS meninggal diracun. Rahmat dimintai keterangan atas ceramahnya itu.

Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko tak secara langsung membenarkan. Namun dia menyatakan saat ini Rahmat masih dimintai keterangan di Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Jabar.

"Nanti ya, ntar. Masih di Krimsus. Nanti saja siangan," ucap Truno saat dikonfirmasi, Jumat (21/6/2019).

Sementara itu salah seorang rekan terdekat Rahmat membenarkan bahwa Rahmat dibawa ke Polda Jabar. Rahmat dibawa sejak semalam.

"Iya benar untuk dimintai keterangan, dijemput dengan surat dan dipersilakan kuasa hukum dan bisa ditengok. 1x24 jam prosesnya. Saya yang menemani," ucap orang terdekat Rahmat.

Video penceramah Rahmat Baequni, yang menyebut ratusan petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) meninggal dunia karena diracun, beredar di media sosial. Polisi kini menyelidiki video tersebut.

Dalam video yang beredar, Rahmat Baequni awalnya bertanya mengenai fenomena meninggalnya ratusan petugas KPPS dalam Pemilu 2019. Rahmat Baequni menjelaskan, mereka meninggal karena diracun setelah ditemukannya zat racun dalam cairan jasad petugas KPPS yang meninggal. Berikut ini isi video yang beredar tersebut:

Bapak ibu, boleh saya cerita bapak ibu? Seumur-umur Pemilu dilaksanakan, jujur, boleh saya jujur? Nggak apa-apa ya? Bapak-bapak ada yang sudah senior, nggak sebut sepuh karena berjiwa muda. Seumur-umur kita melaksanakan Pemilu, pesta demokrasi, ada tidak petugas KPPS yang meninggal? Tidak ada ya? Tidak ada. Tapi kemarin, ada berapa petugas KPPS yang meninggal? 229 orang? Itu dari kalangan sipil, dari kepolisian berapa yang meninggal? Jadi total berapa? 390 orang meninggal. Sesuatu yang belum pernah terjadi dan ini tidak masuk di akal. 

Bapak ibu sekalian, ada yang sudah mendapat informasi mengenai ini? Tapi ini nanti di-skip ya. Bapak ibu sekalian yang dirahmati Allah, ketika semua yang meninggal ini dites di lab, bukan diautopsi, dicek di lab forensiknya, ternyata apa yang terjadi? Semua yang meninggal ini, mengandung dalam cairan tubuhnya, mengandung zat yang sama, zat racun yang sama. Yang disebar dalam setiap rokok, disebar ke TPS. Tujuannya apa? Untuk membuat mereka meninggal setelah tidak dalam waktu yang lama. Setelah satu hari atau paling tidak dua hari.

Tujuannya apa? agar mereka tidak memberikan kesaksian tentang apa yang terjadi di TPS. 

 

Sumber : Detik

Foto : Partai Bulan Bintang (PBB) / Jawapos

Hot Issue

TIBYAN.ID, Jakarta - Partai Bulan Bintang (PBB) amat menyesalkan sikap salah satu caleg mereka, Hairul Anas Suaidi, yang bersaksi untuk tim hukum Prabowo-Sandi dalam sidang MK dengan menceritakan materi saksi yang diberikan kubu Jokowi-Ma'ruf. Padahal, PBB mengklaim Anas merupakan salah satu yang setuju dengan pencalonan Jokowi sebagai capres yang didukung mereka.

"Saksi termasuk orang yang setuju putusan DPP mendukung 01," kata Ketua Bidang Pemenangan Presiden PBB Sukmo Harsono kepada wartawan, Kamis (20/6/2019).

Sukmo menyebut kesaksian Anas di sidang MK patut diragukan dari sisi kejujuran lantaran membocorkan amanah yang sempat diterimanya saat pelatihan saksi 01 setelah diangkat sebagai relawan tim IT BPN pascapemilu. 

"Saksi diragukan kejujurannya karena tidak taat azas menyimpan amanah sebagai saksi sehingga apa yang disampaikan saya sinyalir telah melalui proses briefing dan pengkondisian untuk memberi keterangan yang tidak sesuai prinsip seorang saksi, mengingat dia lakukan setelah pencoblosan," ucap Sukmo.

Dia memandang tindakan Anas menceritakan materi pelatihan saksi oleh TKN sangat tidak beretika. Dia akan memaklumi jika Anas hanya berbicara soal 'robot' yang diklaim bisa membedah kecurangan Situng KPU.

"Pertama, saksi menyampaikan apa materi pelatihan saksi oleh TKN adalah tindakan tidak beretika dan menunjukkan pribadi saksi tidak memiliki integritas. Jikalaulah saksi hanya bicara soal mekanisme kecurangan situng versi robot yang saksi klaim itu masih bisa dimengerti, walaupun robot yang saksi maksud selama ini tidak membuktikan apa-apa," sebut Sukmo.

Anas menjadi salah satu saksi yang dihadirkan tim hukum Prabowo-Sandi di persidangan MK. Caleg PBB itu dihadirkan untuk memberi kesaksian soal materi 'kecurangan bagian dari demokrasi'.

Selain menjadi caleg PBB, Anas mengaku diangkat sebagai relawan tim IT BPN pascapemilu berlangsung. Saat pemaparan, dia menjelaskan pengalamannya saat mengikuti pelatihan saksi sebagai tim koalisi pasangan Jokowi-Ma'ruf.

Dalam penjelasannya, dia mengaku, saat pelatihan Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf, dia diberi salah satu materi dengan judul 'Kecurangan Bagian dari Demokrasi'. Materi itu, katanya, ditayangkan saat Kepala Staf Presiden Moeldoko menjadi salah satu pembicara.

"Jadi saya adalah caleg dari Partai Bulan Bintang yang merupakan pendukung paslon 01, kemudian saya ditugaskan hadir training saksi pada 20 dan 21 Januari di Kelapa Gading, di salah satu hotel, dan saya hadir diutus wakil PBB," papar Anas.

 

(Sumber : Detik.com)

Foto : Screenshot Youtube Channel Deddy Corbuzier

Aktual

TIBYAN.ID - Proses mualaf Deddy Corbuzier dipastikan berlangsung hari ini, Jumat (21/6). Lokasinya di Pondok Pesantren Ora Aji, Kalasan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Proses membaca dua kalimat syahadat akan dipimpin pengasuh Ponpes Ora Aji yang tak lain adalah kawan dekat Deddy, ustaz muda Maulana Habiburrahman atau yang akrab disapa Gus Miftah.

"Besok Deddy syahadat," kata Gus Miftah melalui pesan singkat kepada detikcom, Kamis (20/6/2019).

Waktu pelaksanaan direncanakan seusai salat Jumat.

"Jam 12.30, di pondok (Ponpes Ora Aji)," terang Gus Miftah.

Setelah itu, Gus Miftah berencana akan mengajak sahabatnya itu untuk berkunjung ke para pemuka agama.

"Iya InsyaAllah kepada kiyai-kiyai yang title ulama yang bisa kita jadikan panutan supaya dia tambah mantap, InsyaAllah," ungkap Gus Miftah kepada detikHOT.

Namun, Gus Miftah belum dapat memastikan siapa pemuka agama yang akan dikunjunginya bersama Deddy Corbuzier. Dan untuk waktunya sendiri, Gus Miftah juga masih mencari tanggal yang pas.

"Siapa-siapanya masih nanti ya. Yang jelas kiyai-kiyai yang emang layak untuk kita sowan, layak untuk kita anggap sebagai guru bangsa, layak sebagai orang tua nanti kita Sowani," kata Gus Miftah.

Deddy Corbuzier pun rencananya akan membicarakan pergantian nama dengan Gus Miftah. Namun, ustaz berambut gondrong itu belum mempunyai bayangan nama Islam apa yang cocok untuk pria berkepala plontos itu.

"Baru mau kita bicarakan sama Deddy, malam ini," kata Gus Miftah.

 

(Sumber : Detik.com)

Foto : Direktur Layanan Haji Luar Negeri Sri Ilham Lubis / Viva.co.id

Aktual

TIBYAN.ID, Jakarta - Kementerian Agama menginstruksikan kepala bidang (kabid) penyelenggara haji dan umrah (PHU) se-Indonesia segera menyosialisasikan kebijakan layanan haji pada calon jamaah.

“Para kabid PHU sudah bisa sosialisasi kebijakan layanan haji, berdasarkan regulasi yang ditetapkan, seperti standar layanan, serta kebijakan zonasi akomodasi,” kata Direktur Pelayanan Haji Luar Negeri, Ditjen PHU Kemenag Sri Ilham Lubis dalam keterangan tertulisnya, Selasa (18/6).

Dia mengatakan layanan calhaj di Arab Saudi harus sesuai standar yang ditetapkan Kemenag. Dia mencontohkan pemilihan hotel di Makkah ditentukan berdasarkan beberapa standar, seperti kualitas, jarak, biaya, fasilitas, dan lain-lain. Selain itu, dia melanjutkan, pemilihan hotel juga mengutamakan kemudahan akses transportasi dan distribusi katering untuk jamaah.

Saat ini, Sri Ilham sedang menghadiri Sosialisasi Peningkatan Pelayanan Jamaah Haji di Arab Saudi Tahun 1440H/2019 di Kepulauan Riau. Kepada pada peserta yang menjabat kabid PHU se-Indonesia, dia mengingatkan materi buku saku segera dipublikasi di laman haji Kemenag. Kemudian, seluruh kabih PHU dapat mengunduh, serta menyosialisasikan saat pembekalan petugas, ketua rombongan, dan ketua regu. Dia meminta kabid PHU bekerja sama dengan kelompok bimbingan agar informasi terdistribusi lebih luas pada calhaj.

Sri Ilham mengatakan Kemenag menyiapkan sejumlah video yang berisi layanan akomodasi, transportasi, dan konsumsi. Dia meminta kabid PHU menyosialisasikan video-video itu melalui berbagai cara, seperti saat pertemuan langsung, manasik, media sosial.

“Segala saluran akan dimanfaatkan agar informasi layanan haji sampai pada jamaah,” ujar dia.

Dia mengatakan calhaj harus mengetahui hak-hak layanan yang diterima selama di Tanah Suci. Dia berharap calhaj lebih memahami berbagai layanan haji selama di Arab Saudi melalui video itu.

 

(Sumber : Republika.co.id)

ANTARA FOTO/Risky Andrianto

Aktual

TIBYAN.ID, Bekasi - Pemerintah Kota Bekasi meniadakan hari bebas kendaraan bermotor atau Car Free Day (CFD) selama Bulan Ramadhan. Hal tersebut dilakukan untuk menjaga kekhusyukan beribadah umat muslim warga Bekasi.

"Untuk menjaga kekhusyukan dan menjaga kesucian Bulan Ramadhan 1440 H maka kegiatan Car Free Day ditiadakan," kata Wali Kota Rahmat Effendi dalam surat ederan nomor 660.1/2573/Dinas LH, Rabu (8/5/2019).

Selama Ramadhan, Car Free Day ditiadakan sebanyak enam kali, yakni 5 Mei, 9 Mei, 12 Mei, 19 Mei, 26 Mei, 2 Juni, dan 9 Juni 2019.

"Pelaksanaan Car Free Day di Kota Bekasi, dimulai kembali pada tanggal 16 Juni 2019," ujar Rahmat.

Bagi warga yang tetap ingin berolahraga, diimbau untuk berolahraga di area Hutan Kota Bekasi dan area Stadion Patriot Candrabhaga.

 

(Sumber : Detik.com)

TIBYAN -- Makin dekatnya masa akhir pendaftaran calon walikota dan wakil walikota Bekasi, suhu politik local kota Bekasi makin terus menggeliat. Beberapa calon makin intens melakukan loby loby politik, khususnya dalam merancang pendekatan koalisi dan calon wakil yang akan menjadi satu paket pasangan.

Setidaknya sudah ada tiga kandidat besar yang muncul ke permukaan. Pertama, petahana Rahmat Efendy, calon dari Golkar. Kedua Muchtar Muhammad dari PDIP dan ketiga Netty Heryawan dari PKS. Ini pun kemungkinan masih bisa berubah. Kemampuan partai dan para calon dalam menentukan calon wakilnya sangat berpengaruh terhadap elektabilitas mereka.

Untuk menyoroti perkembangan itu, Amin Idris dari Tibyan.id mewawancarai Heri Suko Martono, Sekretaris DPD Partai Golkar Kota Bekasi. Putra almarhum Suko Martono, mantan Bupati Bekasi yang juga pendiri Islamic Centre Kota Bekasi, ini menilai peningkatan suhu politik adalah sebuah hal yang wajar yang terjadi di masyarakat dalam setiap menjelang pemilihan umum.

“Orang Indonesia, khususnya orang kota Bekasi sudah cukup dewasa menghadapi setiap peristiwa politik. Biasa lah itu, kenaikan suhu dalam batas - batas wajar,” kata Hery Suko dalam perbincangan di kantornya, Islamic centre.

Tibyan : Sebagai sekretaris partai Golkar di Kota Bekasi, bagaimana anda melihat situasi sosial politik masyarakat Bekasi menjelang pemilukada kota Bekasi?

Heri Suko Martono : Biasa lah ini mah. Ini bukan sesuatu yang baru dalam demokrasi. Di Bekasi, atau dalam skala nasional, atau bahkan di luar negeri pun setiap menjelang pemilihan umum selalu saja suhu politik masyarakat akan naik. Itu biasa. Kita kan sedang berdemokrasi, dimana setiap orang punya hak dan kewajibannya untuk menyalurkan aspirasinya.

 

Tibyan : Dalam kontestasi calon walikota, bagaimana posisi petahana Rahmat Effendi yang pecah kongsi dengan PKS dan tidak jadi berpasangan dengan Sutriono?

Heri Suko Martono : Bang Pepen sebagai kader yang dicaonkan partai Golkar sejauh ini telah mendapat banyak kepercayaan. Saya sebagai pengurus Golkar tentunya berterimakasih dengan kemajuan ini semua. Dari berbagai survey, elektabilitas calon Golkar ini terus cenderung makin naik. Alhamdulillah. Sedangkan mengenai pecah kongsi dengan Sutriono, ini juga didasarkan pada realitas politik yang berkembang. Kan pasangan ini terus di evaluasi, seberapa tinggi daya terima masyarakat. Hasil evaluasi kami ya seperti ini.

 

Tibyan : Lalu dengan siapa pasangannya?

Heri Suko Martono : Ini sedang dimatangkan terus. Tidak hanya di tingkat Bekasi, juga dibahas dalam level Jawa Barat dan DPP (Pusat). Bagaimana kalau berpasangannya dengan kalangan birokrat, bagaimana kalau dengan akademisi, atau bagaimana kalau dengan internal, bagaimana pula kalau dengan tokoh umat. Sebagai partai besar, golkar tidak kering kader.

 

Tibyan : Kesimpulannya dengan siapa Mas? Kapan diumumkan? 

Heri Suko Martono : Sabaaar. Ini masih berproses terus. Secepatnya akan diumumkan.

 

Tibyan : Bagi Golkar, apa sesungguhnya yang akan menjadi perhatian lima tahun ke depan dalam pembangunan di Kota Bekasi jika kadernya yang terpilih kembali?

Heri Suko Martono : Banyak hal. Diantaranya, bagaimana kita memberikan perhatian pada proses pembangunan sosial kemasyarakatan agar lebih kondusif lagi.  Rasa persatuan dan kebersamaan, toleransi, saling menghormati sesama, harmonisasi antara kaum minoritas dan mayoritas. Kualitas sosial kemasyarakatan inilah akan menjadi bagian penting dalam pembangunan ke depan. Karena tahun - tahun berikut setelah 2018 adalah tahun dimana potensi gesekan sosial begitu banyak.

 

Tibyan : Banyak umat Islam yang kecewa dengan Rahmat Efendy terkait berbagai statemennya seputar kasus Santa Clara?

Heri Suko Martono: Saya melihat ini menyangkut komunikasi. Di luar substansinya, saya mengakui komunikasi tentang pembangunan Gereja ini tidak ditangani dengan sebaik baiknya. Sehingga beberapa pihak merasa benar sendiri. Masyarakat tidak mendapat jawaban yang memuaskan. Pihak birokrat juga ke-PR-annya tidak dihandle dengan baik. Sehingga, menurut saya pribadi ya, pak walikota saat itu harus berfikir sendiri dan menjawab sendiri.

 

Tibyan : Apa yang akan dibenahi dari sisi komunikasi ini ?

Heri Suko Martono : Bisa saja misalnya, nanti untuk setiap persoalan penting dan punya bobot politis yang besar, walikota mendapat asistensi yang lengkap. Baik dari sisi subtansi masalahnya maupun sisi - sisi lainnya, seperti pertimbangan - pertimbangan komunikasinya. Sehingga, jangankan dalam bentuk jawaban, ekspresi dan mimik wajah pun harus diberi masukan.

 

Tibyan : Kembali ke soal pencalonan, kalau dari internal partai yang diminta untuk mendampingi Rachmat Efendi, berarti sekretais DPC adalah orang yang paling memungkinkan?

Heri Suko Martono : Hahahaha … saya ini kader partai. Saat ini saya sedang fokus pada tugas saya sebagai sekretaris. Cukup, Itu sudah menyita banyak energi saya. Saya gak mau energi saya terkuras untuk bicara mengandai andai. Apalagi sebagai pengurus di Islamic Centre Bekasi, saya juga setiap hari harus mengurusi banyak persoalan. Okay, clear.

 

Heri Suko Martono alias Heri Budhi Susetyo adalah tokoh muda Bekasi, putra H Suko Martono, yang semasa menjabat sebagai Bupati Bekasi mendirikan Islamic Centre bersama KH Noer Alie. Islamic centre itu pun menggunakan nama KH Noer Alie. Kini Heri menjadi pengurus inti Yayasan, sementara KH Noer Alie diwakili putranya KH Amien Noer dan KH Nurul Anwar juga menjadi tulang punggung Islamic Centre. (*)

Menjelang peringatan Hari Pahlawan Nasional tanggal 10 Nopember, Profesor  KH H Didin Hafidhuddin mengajak umat Islam untuk menumbuhkan kebersamaan, menghidupkan jiwa kepahlawanan, semangat berkorban dan sebagainya. Bakal calon presiden yang pernah diusung Partai Keadilan ini mengaku aneh melihat prilaku pemimpin negeri ini.  “Negerinya makin kacau, rakyatnya makin sulit, ko pemimpin masih asik asik saja membangun pencitraan. Sudahlah hentikan berbagai bentuk pencitraan itu, rakyat menanti karya nyata Anda yang cepat dan akurat untuk membenahi morat maritnya negeri ini,” katanya. Berikut perbincangan Pimpinan Redaksi Tibyan, Amin Idris, dengan Prof Didin Hafidhuddin ;

 

Tibyan; Setiap tanggal 10 Nopember diperingati sebagai hari untuk mengenang jasa jasa pahlawan kita. KomentarAnda ?

Prof Didin Hafidhuddin; Iya, bangsa Indonesia telah menetapkan tanggal 10 Nopember sebagai momentum untuk mengenang para pahlawan kita. Ini bagus. Ini bisa menjadi pelajaran untuk bangsa kita, bahwa para pahlawan inilah orang orang yang telah berkorban untuk bangsanya. Ini adalah tradisi yang baik saya kira.

 

Apa yang terpenting untuk kita jadikan pelajaran dari peristiwa peringatan hari pahlawan kali ini?

Setidaknya kita mengenalkan kepada generasi bangsa ini bahwa segala capaian yang diraih hari ini oleh bangsa Indonesia adalah buah dari kerja keras, perjuangan bahkan pengorbanan jiwa, harta dan nyawa mereka yang kini disebut pahlawan. Saya kira ini pentingnya kita memperingati hari pahlawan itu.

 

Memperingati hari pahlawan hanya mengenang masa lalu, membanggakan keberhasilan para tokoh yang tiada, sementara apa yang dilakukan saat ini sama sekali tidak mencerminkan nilai nilai kepahlawanan?

Ini bagian dari semangat itu. Semangat kepahlawanan itu memang harus dibumikan, dan terus menerus digelorakan dalam kehidupan sehari hari. Pahlawan itu kan pengorbanan. Pahlawan itu kan rela memberi yang terbaik untuk kepentingan yang lebih besar. Pahlawan itu kan berbuat kebaikan dan menegakkan kebenaran tanpa takut risiko. Dia bisa melakukannya meski risikonya hartanya habis, jiwa terancam, bahkan nyawa melayang. Nilai nilai ini memang semakin langka saat ini.Mereka yang kita kenal saat in isebagai pahlawan adalah orang yang telah terbukti merelakan semuanya, termasuk nyawanya, untuk rakyatnya.

 

Membumikan semangat kepahlawanan yang prof. maksud?

Saat ini kan bangsa kita sedang menghadapi banyak persoalan. Sudahlah, yang jadipejabat, jadi pemimpin, tampillah sebagai pemimpin yang berjiwa pahlawan. Para pahlawanitukanmenjadipahlawankarenasemasahidupmerekaberbuatjujur, berbuatbanyakuntukbangsa. Makanyamerekadinobatkansebagaipahlawan. Karenaitu, para pemimpinsaatinihendaknyamelakukanhalsamakalauingindikenangsebagaipahlawanbangsa. Peluangituada.

 

Apa yang prof lihat tentang para pemimpin bangsa kita saat ini?

Sudahlah hentikan semua pencitraan. Saya hanya heran saja, dalam keadaan negeri ini semakin sulit, pemimpinnya masih saja sibuk membangun pencitraan. Sudah hentikanlah. Lakukan yang dibutuhkan rakyat.

 

Semangat kepahlawanan rasanya sudah jauh dari kehidupan bangsa kita. Hampir di semua lapisan social tampaknya sudah semakin pragmatis berfikirnya, dan matrialistik cara hidupnya. Semangat berkorban dan nilai nilai kebersamaan makin terasa langka?

Ini menjadi tugas kita semua. Kalau perlu momentum hari pahlawan selalu dijadikan semacam gerakan untuk membangun kembali semangat kepahlawanan itu. Ini yang harus dijadikan fokus memperingati haripahlawan. Serimonial boleh saja tapi fokusnya semacam dibikin gerakan semangat kepahlawanan. Di sekolah, di rumah, di masjid, di kantor kantor …

 

Kalau Islam bagaimana memandang kepahlawanan itu Prof?

Islam itu justeru yang paling banyak mengajarkan nilai nilai kepahlawanan. Kebersamaan, semangat memberi, saling membantu dan sebagainya. Nabi Ibrahim adalah symbol kepahlawananitu. Lihatlah, bagaimana dia berkorban. Lihat juga Nabi Muhammad  dan para sahabat, adalah pemimpin yang hidup bersahaja tapi berhambur untuk mensejahterakan rakyat yang dipimpinnya. Bagaimana Abu Bakar menyerahkan semua hartanya untuk umat. Bagaimana Abdurrahman bin Auf dan seterusnya. Mereka juga tidak segan segan turun ke masyarakat, mendengar langsung keluhan mereka dan memberinya solusi.

 

Tapi pemimpin saat ini hampir tiap hari ada yang tertangkap tangan oleh KPK?

Saya kira itu karena keringnya semangat kepahlawanan. Maka saya piker perlu juga sentiment keislaman ini dipakai untuk menyetop korupsi. Misalnya, anda pemimpin, anda muslim. Kalau masih mengaku muslim, ayo hentikan korupsi. Ini menjadi tugas bersama, dalam seluruh lapisan masyarakat bisa dihidupkan semangat itu, muslim menolak korupsi. Muslim membela kepantingan umat dan rakyat. Ulama dan kaum cenrdik pandainya bisa terus saling mengingatkan, saling menjaga dalam lingkar komunitas muslim itu. (*)

TIBYAN -- Dalam kesempatan peringatan HUT Islamic Centre yang ke 24, Pimred Tibyan  Amin Idris, sempat bincang bincang dengan KH Amin Noer, ketua Dewan Pembina Yayasan Nurul Islam KH Noer Alie Islamic Centre Bekasi di ruang Dewan Pembina. Berikut sebagian petikan perbicangannya;

Tibyan : Apa yang terpenting bagi Islamic Centre pada usianya yang ke 24 ini?

KH Amin Noer : Islamic Centre sebagai lembaga dakwah makin dihimpit oleh pertumbuhan budaya masyarakatnya. Ketika awalnya para pendiri membangun Islamic Centre, saat itu masyarakat disekitarnya masih sangat berbeda dengan masyarakat jaman ini. Karena itu, perjuangan dakwah terletak pada bagaimana upaya menyesuaikan strategi sesuai dengan tantangan yang dihadapinya. Berbeda tantangan berbeda pula strategi yang dipakai untuk mengantisipasi tantangan itu. Jadi pada usia 24 tahun ini diperlukan kemampuan untuk membaca tantangan tantangan itu.

Tibyan : Masalahnya, pertumbuhan dan tantangan social itu selalu lebih cepat dan lebih dinamis?

KH Amin Noer : Kunci utamanya ada di pengurusnya, tentunya. Pengurusnya dulu harus kompak. Baru kemudian akan bisa melahirkan gagasan gagasan brilian untuk menjawab tantangan itu.

Tibyan: Apakah pak kiyai melihat pada usia 24 tahun ini Islamic telah memberi sinyal sinyal kuat sebagai pusat peradaban yang diimpikan pada pendirinya dulu?

Kiyai Amin Noer: Saat Islamic berdiri, bekasi masih belum apa apa. Tapi saat itu, Kiyai Noer Alie telah melihat gambaran masa depan yang seperti apa akan terjadi di Bekasi. Heterogenitas, pertumbuhan ekonomi, pergeseran nilai dan sebagainya. Karenanya kiyai melontarkan untuk mendirikan Islamic Centre. Dan Bupati Suko Martono pun cepat tanggap. Bersama Pak Rusmin, gagasan Islamic Centre pun segera diwujudkan. Trio inilah yang meletakkan dasar dasar pemikiran tentang Islamic Centre. Setelah 24 tahun problematikanya pun pasti berbeda, tapi essensinya tetap sama, yakni bagaimana memberi pendampingan pada umat untuk hidup lebih baik dan lebih beradab.

Tibyan: Di dalam lingkungan Islamic orang bisa saja khusuk berzikir, bertasbih, beribadah dan melakukan hal hal positif sesuai moralitas Islam. Tapi selangkah saja diluar pagar Islamic kemaksiatan ada dimana mana?

Kiyai Amin Noer : Inilah tantangan dakwah. Hendaknya, Islamic itu tidak sekadar memberi kekhusuan di dalam lingkungannya sendiri. Tapi bagaimana juga menjangkau wilayah di sekitarnya. Jadi tidak sekadar memperkuat basis dalam rumahnya, tapi bisa juga member sinar kedamaian pada lembaga-lemaba, institusi institusi di sekitarnya. Ini memang “pr” yang harus terus diperjuangkan.

Tibyan: Tapi pak Kiyai, heterogenitas umat pun tampaknya menjadi pertimbangan untuk pergerakan Islamic dalam berdakwah.

Kiyai Amin Noer : Memang. Islamic juga hendaknya memperkuat terus komitmennya sebagai lembaga pemersatu. Kita sadar, dilingkungan kita telah berkembang  aneka warna warni pemikiran keberagamaan. Ada yang begini, ada yang begitu. Kesannya berbeda. Tapi sebetulnya tidak.  Karena itu, seharusnya di sisi ini Islamic memberi ruang yang lebih luas lagi, agar semua perbedaan itu bisa cair di sini. Sesuai misinya, Islamic bisa tampil menjadi pemersatu di tengah perbedaan itu.

Tibyan : Apa yang dapat pak Kiyai sampaikan untuk Islamic Centre menyongsong tantangan dakwah yang makin kompleks?

Kiyai Amin Noer : Begini ya. Islamic ini kan sebuah lembaga. Ada organisasi di dalamnya. Ada orang orang yang mengelolanya. Ada aturan dan ketentuan ketentuannya yang ditetapkan sebagai pedoman kerja. Bahkan ada program kerja yang ditetapkan, jangka pendek dan jangka panjang. Selagi hal hal ini diikuti dan dipatuhi, seberat apapun pekerjaan akan menjadi ringan. Apalagi tugas dakwah yang dijalani dengan ikhlas, pasti Allah akan membantu menyempurnakannya. Jadi kuncinya adalah perkuat organisasi dan ikuti ketentuan yang telah ditetapkan.

Tibyan : Saya ingat, Al Magfurlah (KH Noer Alie-red) pernah membriefing kami tentang berorganisasi dakwah. Pertama kekompakan, kedua hidup hidupilah organisiasi tapi jangan cari hidup dari organisasi. Menurut Pak Kiyai masih relevan kah?

Kiyai Amin Noer. Iya,  kompak itu utama. Tentunya dalam bingkai organisasi. Ada struktur. Fungsikan setiap struktur organisasi dengan sebaik banyknya. Dengan cara ini pasti lahir kekompakan yang bisa dipertanggungjawabkan. Juga tidak mengeksploitasi organisasi untuk memperkaya diri secara tidak benar. Ini artinya tidak boleh korupsi dan sejenisnya. Pesan pesan moral itu sesungguhnya masih berlalu, tergantung bagaimana kita menafsirkannya secara luas dan terbuka. (Abu Bagus)

Foto : Ilustrasi/aos4ventos.com.br

Rihlah

TIBYAN.ID - Claudio Muhammad Baker, Juru Bicara Muslim Association of Santos (MAS), wisatawan Muslim yang datang biasanya memberikan pandangan dan masukan agar MAS bisa menjalankan kegiatannya dengan lebih baik. MAS juga seringkali menyarankan tempat wisata yang perlu dikunjungi.

Baker mengatakan MAS biasanya merekomendasikan Santos, Sao Paulo, Goianida, Curitiba, Brasilia, dan Florianopolis untuk dikunjungi wisatawan Muslim. ''Tempat itu memiliki komunitas Muslim yang besar dan warganya memiliki pemahaman yang komprehensif tentang Islam,'' katanya.

Menurut Baker masyarakat di tempat-tempat itu juga menghormati tradisi dan kultur Muslim. Di samping tempat itu memang memiliki pemandangan, pantai, dan kehidupan yang indah. Dengan demikian wisatawan Muslim bisa menikmati wisatanya dengan baik.

Berdasarkan sensus terakhir yang dilakukan pada 2001, ada 27.239 Muslim di Brasil. Meski Islamic Brasilian Federation (IBF) menyatakan ada sekitar 1.5 juta Muslim di sana. Sebagian besar Muslim di Brasil berasal dari Suriah, Palestina, dan Lebanon.

Mereka sampai di Brasil pada abad ke-19 selama Perang Dunai I dan pada 1970-an. Sejumlah warga Irak juga ada di Brasil, mereka tiba di sana sejak dimulainya invasi yang dilakukan AS dan sekutunya terhadap Irak pada 2003.

Sebagian besar Muslim hidup di negara bagian Parana, Goias, Rio de Janeiro, dan Sao Paulo. Meski demikian ada juga komunitas Muslim dalam jumlah yang cukup banyak di Mato Grosso do Sul dan Rio Grande do Sul. Di Sao Paulo, terdapat sekitar 10 masjid.

Salah satu masjid yang terbesar dan termegah adalah Mosque Brasil yang berada di pusat kota. Masjid ini merupakan masjid pertama yang dibangun di Amerika Latin. Proses pembangunan masjid tersebut dimulai pada 1929. Dan kini, masjid tersebut menjadi salah satu komoditas wisata negeri yang kental nuansa Katholiknya ini. Brasil memang piawai mengelola pariwisata.

 

(Sumber : Republika)

Foto : pinbisnisnet.weebly.com

Rihlah

TIBYAN.ID - Jumlah visa umrah yang telah dikeluarkan Arab Saudi pada musim umrah tahun ini (sejak September 2018) mencapai 2.785.790 visa. Menurut data Kementerian Haji dan Umrah Saudi, sebanyak 2.346.429 jamaah umrah telah tiba di Kerajaan Saudi.  

Dari data tersebut dilaporkan, masih ada 345.114 jamaah yang berada di wilayah Kerajaan Saudi. Dilansir dari Arab News, Ahad (13/1), angka itu termasuk sebanyak 233.910 jamaah di Makkah dan 111.204 di Madinah. 

Sebagian besar jamaah, yakni sebanyak 2.122.424, datang ke Kerajaan melalui jalur transportasi udara. Sementara sebanyak 213.121 jamaah masuk ke negara itu melalui jalur darat dan 10.884 jamaah tiba melalui jalur laut. 

Jumlah jamaah terbesar berasal dari Pakistan, yakni sebanyak 637.745. Angka jamaah terbesar kemudian diikuti oleh Indonesia (420.410).

Pemerintah Saudi memang memiliki rencana reformasi Visi 2030. Saudi memiliki tujuan untuk menarik lebih dari 30 juta jamaah umrah. Di samping itu, Saudi juga bertekad menyediakan layanan yang sangat baik dan pengalaman yang luar biasa saat berziarah bagi para jamaah.  

Tahun lalu, kementerian tersebut meluncurkan indikator pekanan di mana pihak berwenang dapat melacak jumlah jamaah yang datang ke Kerajaan. Sehingga nantinya, memperkaya pengalaman mereka dengan menyediakan layanan berkualitas tinggi. 

Berikut ini delapan negara penyumbang jamaah umrah terbesar lima bulan terakhir: 

    No        Negara                                          Jumlah 

  1. Pakistan                                            637.745 jamaah 
  2. Indonesia                                          420.410 jamaah 
  3. India                                                 292.607 jamaah  
  4. Malaysia                                            135.895 jamaah  
  5. Yaman                                               128.618 jamaah 
  6. Mesir                                                   73.179 jamaah  
  7. Turki                                                    65.970 jamaah  
  8. Uni Emirat Arab                                    59.855 jamaah  
  9. Bangladesh                                          57.701 jamaah  

 

(Sumber : Ihram.Republika)

Foto : google

Rihlah

Oleh: Ahmad Agus Fitriawan

Pelaksanaan ibadah haji tidak bisa dilepaskan dari dimensi perjalanan kemanusiaan pada aspek spiritual dan sosial untuk bisa dijadikan pelajaran dan tun tun an dalam menghadapi persoalan kehidupan. Ibadah haji merupakan rukun Islam kelima yang sarat dengan pengamalan nilai-nilai kemanusiaan universal.

Ka'bah merupakan simbol persatuan dan kesatuan umat, juga mengandung makna eksistensi kemanusiaan. Misalnya, di dalam Ka'bah terdapat Hijr Ismail, putra Nabi Ibrahim AS pernah hidup dalam suka dan duka bersama ibunda Siti Hajar pada saat ditinggal ayahandanya. Siti Hajar adalah sosok ibu yang penuh kasih sayang terhadap anaknya, sertsa memiliki keimanan kokoh, ketenangan batin, dan keluhuran budi.

Ia adalah wanita kulit hitam, miskin, bahkan budak. Namun demikian, budak wanita ini ditempatkan Allah SWT di sana untuk menjadi pelajaran bahwa Allah memberikan kedudukan kepada seseorang bukan karena keturunan atau status sosialnya, melainkan karena ketakwaan kepada Allah SWT dan usaha untuk hijrah dari kejahatan menuju ke baik an, dari keterbelakangan menuju peradaban.

Makna ibadah haji sungguh-sungguh memberikan pelajar an luar biasa atas perjalanan spiritualitas kemanusiaan hamba Allah dalam mengharap ridha Allah SWT dan meraih cin ta-Nya. Pertama, sikap totalitas dalam beribadah lillaah ta'ala. Setiap ibadah menuntut adanya totalitas kepasrahan dan kepatuhan.

Inilah yang disebut ibadah ikhlas dan pasrah yang jauh dari riya (agar dilihat orang lain), sum'ah (agar didengar orang lain), sehingga bukan hanya lillaah ta'ala melainkan juga billaah ta'ala. Tidak ada seorang ulama pun tidak bersepakat bahwa apa yang dilakukan Nabi Ibrahim AS dan Siti Hajar terhadap Ismail merupakan bukti penyerahan diri sepenuhnya terhadap perintah Allah SWT.

Kedua, sikap selalu ingin dekat dengan Allah SWT. Inti ibadah adalah menguji kesabaran dan sejauh mana segala pola pikir dan pola tindak manusia benar-benar sejalan dengan perintah Allah SWT dan menjauhi segala larangan- Nya. Karakter manusia yang dekat dengan Allah SWT ada lah manusia yang sanggup melaksanakan segala pe rin tah Allah dan menjauhi larangan-Nya dengan ketulusan hati untuk melaksanakan ibadah itu tanpa ragu sebagai rasa syukur kepada Allah SWT.

Ketiga, sikap keberanian menanggung risiko yang berat sebagai bentuk kecintaan kepada Allah SWT, melebihi ke cintaan kepada yang lainnya. Harta, takhta, dan jabatan atau kedudukan, bahkan jiwa ini sekalipun, tidak ada artinya jika mahabbah atau rasa cinta abadi kepada Allah hadir di relung hati manusia.

Keempat, sikap melepaskan dan memerdekakan diri dari sifat dan sikap buruk manusia. Ibadah kurban me ngan dung makna agar umat Islam dalam kehidupannya selalu membuang jauh-jauh atau membunuh sifat-sifat binatang yang bersarang dalam dirinya. Karakter dominan dari binatang adalah tidak memiliki rasa kebersamaan atau per satuan dan kesatuan, hanya mementingkan isi perut (kenyang), serta tidak mengenal aturan, norma, dan etika. Berkurban berarti menahan diri dan berjuang melawan godaan egoisme. Walahu'alam.

 

(Sumber : Republika.co.id)

Follow Us

Advertisement

Top Stories

Grid List

Kegiatan Tarhib Ramadhan Di Masjid Nurul Islam Islamic Centre Bekasi (dok.abu bagus)

Oase Iman

TIBYAN.ID, Bekasi - Puasa itu adalah Junnah alias benteng diri kita, fisik dan bathin. Karena itu jangan bersikap tidak baik antara tindakan dan ucapan.

"Itulah tujuan puasa yang hakiki, pengendalian diri baik perkataan dan perbuatan" kata KH Jamalullail LC dalah acara Tarhib Ramadhan di Masjid Nurul Islam Islamic Centre KH Noer Alie, Selasa (30/4).

Tarhib, kata KH Jamalullail adalah membuka hati nurani agar kita bisa melakukan kebaikan dengan sepenuh hati. Maka, orang Arab ketika menerima seseorang dengan senang hati ucapannya adalah Marhaban.

Dalam tausiyahnya di Masjid Nurul Islam Islamic Centre Bekasi dalam rangka Tarhib Ramadhan 1440 H, KH Jamalullail menegaskan bahwa inti kegiatan tarhib ini adalah bersiap melakukan kebaikan memasuki Ramadhan.

Setiap umat Islam yang mukmin akan mengucapkan marhaban dan menunjukkan tarhibnya ketika Ramadhan menjelang.

Karena menurut KH Jamalullail ada sekelompok mahluk yang bersikap sebaliknya, yakni menutup diri, bahkan tidak bisa menerima kehadiran ramadhan.

Orang orang seperti ini adalah orang yang tidak mendapat syafaat kelak di hari akhir.

Perintah puasa adalah ajaran lama, jauh sebelum Nabi Muhammad diutus. Sejak Nabi Adam perintah puasa sudah ada, yakni pengendalian diri. (Abu Bagus)

(AFP PHOTO/AHMAD AL-RUBAYE)

Dunia Islam

TIBYAN.ID, Jakarta - Perbaikan layanan penyelenggaraan ibadah haji 1440H/2019M yang dilakukan Kementerian Agama tidak hanya sebatas pada segi layanan fisik, tetapi juga perbaikan layanan bimbingan jamaah haji.   

Kasubdit Bimbingan Jamaah Kemenag, Arsyad Hidayat, mengatakan tahun ini, Kemenag menerapkan sejumlah langkah guna melakukan peningkatan kualitas layanan bimbingan ibadah bagi jamaah haji. 

Menurut Arsyad, saat ini ironi di masyarakat banyak yang berasumsi kenaikan angka jamaah haji tidak sebanding dengan peningkatan kesalehan sosial. Fakta juga menunjukkan kecenderungan jemaah haji yang masih mengabaikan hal-hal ibadah ketika berada di tanah suci.  

"Ini yang kemudian menjadi perhatian Kemenag sehingga kita melakukan beberapa langkah dalam perbaikan bimbingan jemaah," kata Arsyad melalui keterangan tertulisnya yang diterima Republika.co.id, di Jakarta, Rabu (26/6). 

Arsyad menuturkan, pada tahun ini, pertama, Kemenag akan melakukan optimalisasi fungsi ketua rombongan (Karom) dan kepala regu (Karu) dalam satu kelompok terbang. Arsyad mengakui saat ini kuota pembimbing ibadah haji yang dimiliki Kemenag masih sangat terbatas, sehingga tidak sedikit jamaah haji yang tidak dapat menyempurnakan ibadah hajinya karena keterbatasan pengetahuan dan takut tertinggal rombongannya. “Dalam satu kelompok terbang, dengan jumlah jamaah sekitar empat ratus orang, hanya ada satu orang tim pembimbing ibadah haji Indonesia (TPIHI),” ujarnya. 

Melihat kondisi saat ini, pihaknya berharap akan meningkatkan pelayanan bimbingan dengan pemantapan manasik haji kepada jemaah yang berjumlah 12–45 orang dengan memberdayakan perangkat Regu dan Rombongan.

Dengan mengoptimalkan fungsi Karu dan Karom, pelaksanaan ibadah masing-masing jamaah haji dapat dimonitoring secara melekat. Selain itu untuk jemaah lansia, sakit, dan risiko tinggi (risti) juga akan diberikan kemudahan dalam beribadah hajinya.   

Arsyad meminta, Karu dan karom dapat menjadi perpajang tangan dari petugas kloter dengan meneruskan informasi yang didapatkan dari petugas kloter agar langsung disampaikan kepada jamaah hajinya. 

“Meneruskan informasi dari petugas kloter untuk disampaikan kepada jamaahnya,” tuturnya.

Saat berada di hotel, Arsyad juga meminta agar Karu dan Karom dapat membuka layanan konsultasi manasik yang bekerjasama dengan ketua rombongan atau pembimbing ibadah haji TPIHI.

Kedua, tahun ini Kemenag juga akan mengembangkan sistem pelaporan pelaksanaan bimbingan ibadah berbasis android. Menurut  Arsyad, pelaporan berbasis android ini akan mempermudah dan mempercepat laporan dari petugas pembimbing ibadah haji kloter kepada Daerah Kerja (Daker).  “Dengan aplikasi ini, mudah-mudahan ini juga mempercepat laporan-laporan kita lebih akurat,” kata Arsyad. 

Ketiga, seperti tahun lalu, Kemenag juga akan menurunkan tim konsultan ibadah haji dalam penyelenggaraan ibadah haji 1440H/2019M mendatang. Konsultan ibadah akan disebar di seluruh sektor karena kita melihat efektifitas tim ini di tahun lalu. "Ada tiga orang konsultan ibadah yang ditempatkan di kantor Daker, dan dua orang di masing-masing sektor,” kata dia. 

Tim konsultan ibadah selain bertugas memantau tiap-tiap sektor, mereka juga berkewajiban melakukan halaqah-halaqah bagi jemaah haji. Kemenag ingin mengembalikan makna haji seperti para ulama Indonesia masa lalu.   

 

(Sumber : Ihram)

(Ilustrasi mengantuk)

Health

TIBYAN.ID - Apa yang dirasakan tubuh saat puasa sering dipengaruhi oleh apa yang dikonsumsi saat sahur. Begitu juga jika kita mengalami ngantuk yang teramat ketika puasa. Bisa jadi ini akibat banyak mengonsumsi karbohidrat dan gula.

Selain makanan dan minuman saat sahur, Divisi Metabolik Endokrin Departemen Ilmu Penyakit Dalam Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), dr Wismandari Wisnu, SpPD, K-EMD, FINASIM menyebutkan ngantuk juga dipengaruhi oleh empat alasan ini.

1. Stres

Hormon stres atau kortisol saat berpuasa akan menurun. Sehingga glukosa dalam darah juga akan menurun dan tubuh menjadi lemas dan mengantuk.

2. Kurang zat besi

Zat besi merupakan mineral essensial yang berperan dalam pembentukan hemoglobin sel darah merah yang dibutuhkan tubuh untuk menyimpan dan mengangkut oksigen dari paru-paru ke seluruh tubuh.

“Jika zat besi kurang maka pembentukan hemoglobin akan berkurang dan ini akan membuat mengantuk karena kurang oksigen,” jelas dr Wisma.

3. Kurang tidur

Pola tidur saat bulan Ramadhan berubah dari biasanya menjadi lebih sedikit. Bagi pekerja, setelah sahur cenderung tidak tidur lagi. Kondisi ini tentunya akan membuat orang menjadi mudah mengantuk.

4. Kadar gula darah menurun

Saat berpuasa, tubuh akan menggunakan kalori dari makanan saat sahur. Pada siang hari, glukosa dalam tubuh pun akan menurun dan diwaspadai terjadinya hipoglikemia atau kadar gula darah menurun.

“Otak mengkonsumsi 60 persen asupan glukosa, bila kurang makan kinerja otak akan menurun dan ini membuat mengantuk,” papar dr Wisma.

Bila cadangan glukosa sudah habis, maka tubuh akan menggunakan lemak sebagai sumber energi cadangan, maka dari biasanya berat badan turun selama puasa.

 

(Sumber : Detik.Health)

foto : KVUE.com

Wawasan

TIBYAN.ID - Oleh : Pundra Rengga Andhita, Pengajar di Prodi Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Surakarta. 

Nicole and I thought this was a great opportunity to organically introduce an LGBTQ couple in the series, and we asked Hasbro and they approved it.’’ (Michael Vogel).

Itulah pernyataan yang diungkapkan penulis dan produser, Michael Vogel menjelang beredarnya episode The Last Crusade dari film kartun My Little Pony: Friendship is Magic.

Sebuah film yang mengisahkan pertemanan enam karakter perempuan, produksi Hasbro Studios Amerika Serikat. Seperti dilansir situs daring People, episode ini memperkenalkan Aunt Holiday and Auntie Lofty sebagai pasangan lesbian yang merawat karakter Scootaloo.

Popularitas telah mendorong distribusi film ini menjadi semakin meluas di berbagai pasar internasional. Seiring perkembangan internet, My Little Pony dapat ditonton tidak hanya melalui layar televisi, tetapi juga situs daring, seperti Youtubedan lainnya.

Di Indonesia, film ini sudah mulai tayang sejak tahun 2016 melalui salah satu televisi nasional. Tampilan visual yang didominasi warna pastel berhasil melahirkan interaksi intens antara anak-anak dan tayangan ini.

Film kartun memang telah menjadi bagian panjang dari perjalanan sinematografi. Pada era modern, film kartun kerap menjadi pilihan orang tua untuk ditontonkan ke anak, baik itu batita, balita, maupun usia lanjutnya.

Tidak sedikit orang tua yang memberikan akses televisi atau gawai untuk anak guna mengakses film kartun. Niatnya mungkin baik, hendak memberikan hiburan atau sekadar pengalih perhatian bagi anaknya.

Menurut penelitian yang dilakukan oleh Ghilzai, Alam, Ahmad, Shaukat, dan Noor (2017), ada tiga hal yang didapatkan anak-anak dengan menonton film kartun, yakni kesenangan (41 persen), tindakan (23 persen), dan belajar (17 persen).

Ya, film kartun memang tidak hanya menyajikan fungsi hiburan, tetapi juga informasi dan edukasi. Film kartun bisa menjadi salah satu medium pembelajaran sosial yang efektif bagi anak.

Namun, yang menjadi persoalan adalah muatan pesan apa yang terdapat dalam film tersebut. Ini penting karena anak merupakan plagiator yang baik.

Pesan yang disampaikan melalui film kartun bisa dengan mudah diterima oleh anak tanpa mempertimbangkan layak dan tidaknya. Semakin tinggi intensitas menonton maka semakin besar peluang mereka untuk mengingat pesan dalam film tersebut.

Nantinya, ingatan ini tidak mengendap sementara. Ingatan akan melekat seiring perkembangan usia dan menjadi acuan mereka untuk melihat kehidupan nyata seperti apa yang ada dalam film. Ini yang perlu menjadi perhatian.

Film bukan hanya menyajikan unsur sinematik melainkan juga unsur naratif yang memuat pesan tertentu. Muatan pesan sering kali terkait dengan kepentingan yang ingin disampaikan pembuatnya.

Advertisement

Upcoming Events