13
Sun, Oct

Top Stories

Grid List

(KOMPAS.com/KRISTIAN ERDIANTO)

Hot Issue

TIBYAN.ID - PKS menyesalkan sikap Universitas Gadjah Mada (UGM) yang membatalkan kuliah umum yang rencananya diisi oleh Ustaz Abdul Somad di Masjid Kampus UGM. PKS menilai hal itu menunjukkan UGM tak siap menerima perbedaan.

"Pertama menyesalkan. Pola pembatalan menunjukkan sikap tidak siap untuk berbeda. Apalagi sebagai wilayah yang memberikan tempat bagi akal sehat," kata Ketua DPP PKS, Mardani Ali Sera kepada wartawan, Kamis (10/10/2019).

Mardani pun heran dengan pembatalan itu. Sebab, menurut dia, selama ini Ustaz Abdul Somad selalu terbuka dengan ceramahnya.

"Ustaz Abdul Somad selalu terbuka ceramahnya hingga sangat mudah untuk dibedah dan diberi tanggapan jika dianggap tidak sesuai dengan jati diri UGM. Ustaz Abdul Shomad, justru dalam ceramahnya selalu mencerahkan dan memberi panduan berislam pertengahan," ujarnya.

Sebelumnya, Universitas Gadjah Mada (UGM) membatalkan kuliah umum Ustaz Abdul Somad, yang sedianya digelar di ruang utama Masjid Kampus UGM pada Sabtu (12/10) besok. Alasan yang disampaikan UGM adalah ketidakselarasan antara acara dan pembicaranya.

"Hal tersebut dilakukan untuk menjaga keselarasan kegiatan akademik dan kegiatan nonakademik dengan jati diri UGM," ujar Kepala Bagian Humas dan Protokol UGM Iva Aryani melalui keterangan tertulisnya kepada wartawan, Rabu (9/10/2019).

"(Yang tidak selaras) keterkaitan antara acara dan pembicaranya," sambung pengajar Fakultas Filsafat UGM ini.

 

Sumber : Detik.com

(ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga)

Hot Issue

TIBYAN.ID - Novel Baswedan angkat bicara mengenai isu adanya penyidik Taliban atau radikal di KPK. Novel yang merupakan penyidik senior di KPK membantah adanya isu tersebut.
 
Menurut dia, isu penyidik Taliban dihembuskan agar membuat citra KPK buruk dihadapan masyarakat.
 
Novel menduga persepsi buruk terhadap KPK itu sengaja dibuat agar masyarakat dan pihak lainnya mendukung revisi Undang-Undang KPK.
 
Novel menyayangkan apabila hal itu benar dilakukan oleh oknum yang menghembuskan isu Taliban tersebut.
 
"Jadi saya kira pola-pola itu sengaja membuat persepsi seolah-olah KPK-nya jelek, sehingga Undang-Undang-nya diubah gitu kan," kata Novel usai menjadi saksi di Pengadilan Tipikor Jakarta, Rabu (9/10).
 
Novel mengutuk keras hoaks yang menimpa KPK tentang penyidik Taliban tersebut. Menurutnya, pembuatan hoaks itu telah membuat hal yang tidak berguna.
 
Sumber : Kumparan

(Foto: Republika)

Hot Issue

TIBYAN.ID - Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Hubungan Luar Negeri, Muhyiddin Junaidi, menanggapi kebijakan Arab Saudi yang membolehkan pasangan asing yang belum menikah sekamar di hotel. 

Menurut dia, dalam konteks ini Saudi terlalu sekuler dalam menerapkan kebijakan. "Kita sangat menyayangkan Saudi saat ini terlalu sekuler dalam menerapkan kebijakan, karena itu, kita berharap jangan diberikan kebebasan kelonggaran yang tanpa batas, sehingga Indonesia, Mesir, Saudi, jadi sama saja, ya kan. Itu sekularisme, bukan kelonggaran," kata dia, Selasa (8/10).

Muhyiddin juga heran mengapa kultur seperti itu dibawa ke Saudi. Padahal di Saudi ada Makkah dan Madinah. "Permisif budaya Barat kok diterapkan di sana. Kalau Indonesia kan enggak ada Makkah dan Madinah, kalau di sana kan ada. Kok mengapa sampai dibolehkan," tuturnya.

Karena itu, kebijakan tersebut, di mata Muhyiddin, justru akan mengurangi kesakralan Saudi. "Masa nanti orang nyanyi-nyanyi internasional pada saat nanti sedang umrah. Prihatin," kata dia.  

Arab Saudi memperbolehkan perempuan dan pria asing yang tidak menunjukkan adanya ikatan untuk menyewa kamar hotel bersama, setelah kerajaan konservatif tersebut meluncurkan visa turis baru untuk menarik wisatawan. Perempuan, termasuk warga Saudi, juga diizinkan menyewa kamar sendiri, menorobos peraturan sebelumnya. 

Komisi Pariwisata dan Warisan Nasional Arab Saudi menyatakan pemberlakuan ini tak hanya berlaku bagi orang asing, tapi juga warga Saudi termasuk perempuan. "Ini tidak diperuntukkan bagi wisatawan asing. Semua perempuan, termasuk warga Saudi, dapat memesan dan tinggal di hotel sendirian, dengan menunjukkan kartu identitas pada saat check in."

Saudi melebarkan pintunya bagi wisatawan asing dari 49 negara dengan mengembangkan sektor pariwisata. Saudi juga meragamkan ekonominya agar tidak bergantung pada minyak. Wujud dari usaha ini, salah satunya aturan yang tidak mengharuskan memakai jubah panjang hitam tapi mesti berpakaian sopan. Sedangkan alkohol tetap dilarang.

 

Sumber : Republika

Foto: Twitter @TRANS7

Aktual

TIBYAN.ID - Politikus PDIP Arteria Dahlan menerima banyak kecaman terkait sikapnya saat adu argumen dengan ekonom senior Profesor Emil Salim saat debat terkait Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) UU KPK.

Dalam program "Mata Najwa episode Ragu-ragu Perppu", Arteria menunjukkan sikap yang meluap -luap, sampai menunjuk-nunjuk Emil Salim.

Pada mulanya, Arteria bicara soal operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan KPK yang dinilainya dipandang publik berlebihan. Padahal, menurut dia, banyak janji KPK yang tidak tercapai.

Pernyataan Arteria itu kemudian dibalas Emil dengan menyinggung soal ketua partai yang terjerat kasus di KPK. "Apa semua ketua partai masuk penjara, apa itu tidak bukti keberhasilan KPK?" ujar Emil.

Tetapi menurut Arteria, penangkapan ketua partai itu sebagian kecil dari kerja KPK. Arteria menyoroti sejumlah hal mulai dari monitoring hingga pencegahan. Arteria bahkan 'menguliahi' profesor di almamaternya sendiri.

"Prof, gini loh, Prof dengan segala hormat saya sama profesor, profesor bacalah tugas fungsi kewenangan KPK, tidak hanya melakukan penindakan tapi bagaimana pencegahan," ucap Arteria.

"Bagaimana penindakannya, bagaimana juga supervisi, monitoring ini dan koordinasi ini tidak dikerjakan Prof, tolong jangan dibantah dulu Prof," ujar dia melanjutkan.

Arteria pun bicara soal alasan pembentukan dewan pengawas hingga sejumlah kasus korupsi yang menurut dia tak diangkat KPK, misalnya dana bencana, kasus KONI hingga kasus pasar Sawit. Emil Salim lantas mengatakan, ada kewajiban dalam UU KPK untuk menyampaikan laporan. Namun Arteria menepis hal tersebut.

"Mana Prof, saya di DPR, Prof. Tidak boleh begitu Prof, saya yang di DPR saya yang tahu, mana Prof? Sesat, ini namanya sesat," kata Arteria memotong pernyataan Emil dengan menunjuk-nunjuk Emil dengan posisi setengah berdiri.

Arteria dengan Emil Salim juga terus berdebat di segmen lain, misalnya soal demokrasi, pemilihan dan korupsi. Arteria pun menyinggung proses Emil menjadi Menteri Pertanian di era Soeharto, kali ini dengan suara keras. "Anda bisa jadi menteri karena proses politik di DPR, Pak jangan salah," ujar Arteri.

Bahkan, dalam beberapa perdebatan, Arteria masih terus menunjuk - nunjuk Emil, meskipun Emil sempat mengingatkan sikapnya. "Kasih contoh pak ke generasi muda kita, bernegara dengan baik, beradab dengan baik dan beretika dengan baik," kata Emil.

Sikap Arteria ini pun menuai kecaman warganet. Di Twitter, frasa 'Arteria Dahlan' bahkan memuncaki trending topic. Budayawan Sudjiwo Tejo melalui akun Twitter-nya @Sudjiwotejo bahkan menyarankan PDIP dan Megawati selaku ketua umum meminta maaf ke Emil Salim.

“Mbak Mega sebaiknya minta maaf kepada Bapak Emil Salim atas perlakuan kasar anggotanya terhadap sesepuh kita bersama itu. Bahkan bila salah pun, orangtua tak boleh dikasari. Begitu adab kita mengajar. Permintaan maaf langsung dari yg bersangkutan, sudah tidak level lagi, Mbak,” tulis Sudjiwo Tedjo.

Kemarahan warganet tak hanya di Twitter. Halaman Wikipedia Arteria Dahlan bahkan mengalami penyuntingan oleh seorang pengguna. Halaman Wikipedia Arteria sempat bertuliskan:

Arteria Dahlan, S.T., S.H., M.H.B.A.C.O.T adalah seorang tukang bacot pengacara dan politisi yang gila hormat di Indonesia dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan.Yak pokoknya buat keluarga beliau.. SABAR aja ya.. Gua yang bukan siapa-siapa aja malu apalagi kalian.. Sabar ya..

 

Sumber : Republika

DPR dan pemerintah telah menyepakati tujuh poin revisi UU KPK. (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)

Aktual

TIBYAN.ID, Jakarta - Gelombang penolakan yang begitu kuat ternyata tidak didengar oleh DPR dan pemerintah. Revisi UU KPK tetap disahkan oleh DPR.

Revisi UU 30/2002 tentang KPK ditolak oleh guru besar, akademisi, koalisi masyarakat, hingga oleh KPK sendiri karena dianggap bisa membunuh lembaga antikorupsi itu. Meski demikian, revisi UU KPK baru saja disahkan dalam rapat paripurna DPR pada Selasa (17/9/2019).

Rapat paripurna dipimpin Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah. Berdasarkan hitungan manual, rapat paripurna hanya dihadiri 80 anggota DPR saat dibuka. Meski demikian, Fahri menyatakan ada 289 yang tercatat hadir dan izin dari 560 anggota Dewan.

Pembahasan revisi UU KPK sejak resmi jadi usul inisiatif DPR hingga disahkan dalam rapat paripurna DPR hanya 13 hari. DPR sendiri akan mengakhiri masa jabatannya pada 30 September 2019.

Awalnya, Ketua Badan Legislasi (Baleg) Supratman Andi Agtas membacakan laporan hasil pembahasan revisi UU KPK di Baleg. Dari laporan itu, diketahui bahwa 7 fraksi menyetujui revisi UU KPK secara penuh; 2 fraksi, yaitu Gerindra dan PKS, memberi catatan soal Dewan Pengawas; sedangkan Fraksi Demokrat belum berpendapat.

Fahri lalu melanjutkan agenda pengesahan dengan penyampaian tanggapan pemerintah. Tanggapan itu dibacakan Menkum HAM Yasonna Laoly. Yasonna mengatakan presiden menyetujui revisi UU KPK disahkan menjadi UU.

Setelah itu, Fahri kembali mengajukan pertanyaan kepada seluruh anggota Dewan

"Apakah pembicaraan tingkat dua, pengambilan keputusan RUU tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2002 Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi dapat disetujui untuk disahkan menjadi UU?" tanya Fahri.

"Setuju," jawab anggota DPR serempak.

Sebelumnya diberitakan, revisi UU 30/2002 tentang KPK ditolak oleh guru besar, akademisi, koalisi masyarakat, hingga oleh KPK sendiri karena dianggap bisa membunuh lembaga antikorupsi itu. Namun DPR dan pemerintah tetap melanjutkan pembahasan hingga akhirnya kini disahkan.

 

Sumber : Detik.com

Dok. Staf Pribadi Presiden RI Ke-6

Aktual

TIBYAN.ID, Jakarta - Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengungkapkan duka atas meninggalnya BJ Habibie. Presiden ke-6 RI itu mengingatkan jasa-jasa Habibie kepada bangsa Indonesia.

"Hari ini Bangsa Indonesia berduka dan kita kehilangan lagi salah satu Putra terbaik bangsa Bapak Habibie," ujar SBY usai melayat BJ Habibie di rumah duka, Patra Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (12/9/2019).

SBY menyebut Indonesia kehilangan sosok tokoh bangsa yang terkenal dengan sebutan bapak teknologi Indonesia itu. Ia juga menyebut Presiden ke-3 RI tersebut sebagai bapak demokrasi.

"Saya harus mengatakan kita sungguh kehilangan, beliau bukan hanya Bapak reformasi, Bapak demokrasi, tapi juga bapak teknologi," tuturnya.

"Secara pribadi saya sungguh kehilangan, tetapi saya yakin bahwa keputusan Allah subhanahu wa ta'ala ini lah keputusan terbaik," sambung SBY.

SBY datang melayat bersama dua putranya, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Edhie Baskoro (Ibas) Yudhoyono. Tampak pula mendampingi istri AHY, Annisa Pohan dan istri Ibas, Aliya Rajasa.

Siang nanti, jenazah BJ Habibie akan dimakamkan di TMP Kalibata. Jokowi akan menjadi inspektur upacara.

 

(Sumber : Detik.com)

TIBYAN -- Makin dekatnya masa akhir pendaftaran calon walikota dan wakil walikota Bekasi, suhu politik local kota Bekasi makin terus menggeliat. Beberapa calon makin intens melakukan loby loby politik, khususnya dalam merancang pendekatan koalisi dan calon wakil yang akan menjadi satu paket pasangan.

Setidaknya sudah ada tiga kandidat besar yang muncul ke permukaan. Pertama, petahana Rahmat Efendy, calon dari Golkar. Kedua Muchtar Muhammad dari PDIP dan ketiga Netty Heryawan dari PKS. Ini pun kemungkinan masih bisa berubah. Kemampuan partai dan para calon dalam menentukan calon wakilnya sangat berpengaruh terhadap elektabilitas mereka.

Untuk menyoroti perkembangan itu, Amin Idris dari Tibyan.id mewawancarai Heri Suko Martono, Sekretaris DPD Partai Golkar Kota Bekasi. Putra almarhum Suko Martono, mantan Bupati Bekasi yang juga pendiri Islamic Centre Kota Bekasi, ini menilai peningkatan suhu politik adalah sebuah hal yang wajar yang terjadi di masyarakat dalam setiap menjelang pemilihan umum.

“Orang Indonesia, khususnya orang kota Bekasi sudah cukup dewasa menghadapi setiap peristiwa politik. Biasa lah itu, kenaikan suhu dalam batas - batas wajar,” kata Hery Suko dalam perbincangan di kantornya, Islamic centre.

Tibyan : Sebagai sekretaris partai Golkar di Kota Bekasi, bagaimana anda melihat situasi sosial politik masyarakat Bekasi menjelang pemilukada kota Bekasi?

Heri Suko Martono : Biasa lah ini mah. Ini bukan sesuatu yang baru dalam demokrasi. Di Bekasi, atau dalam skala nasional, atau bahkan di luar negeri pun setiap menjelang pemilihan umum selalu saja suhu politik masyarakat akan naik. Itu biasa. Kita kan sedang berdemokrasi, dimana setiap orang punya hak dan kewajibannya untuk menyalurkan aspirasinya.

 

Tibyan : Dalam kontestasi calon walikota, bagaimana posisi petahana Rahmat Effendi yang pecah kongsi dengan PKS dan tidak jadi berpasangan dengan Sutriono?

Heri Suko Martono : Bang Pepen sebagai kader yang dicaonkan partai Golkar sejauh ini telah mendapat banyak kepercayaan. Saya sebagai pengurus Golkar tentunya berterimakasih dengan kemajuan ini semua. Dari berbagai survey, elektabilitas calon Golkar ini terus cenderung makin naik. Alhamdulillah. Sedangkan mengenai pecah kongsi dengan Sutriono, ini juga didasarkan pada realitas politik yang berkembang. Kan pasangan ini terus di evaluasi, seberapa tinggi daya terima masyarakat. Hasil evaluasi kami ya seperti ini.

 

Tibyan : Lalu dengan siapa pasangannya?

Heri Suko Martono : Ini sedang dimatangkan terus. Tidak hanya di tingkat Bekasi, juga dibahas dalam level Jawa Barat dan DPP (Pusat). Bagaimana kalau berpasangannya dengan kalangan birokrat, bagaimana kalau dengan akademisi, atau bagaimana kalau dengan internal, bagaimana pula kalau dengan tokoh umat. Sebagai partai besar, golkar tidak kering kader.

 

Tibyan : Kesimpulannya dengan siapa Mas? Kapan diumumkan? 

Heri Suko Martono : Sabaaar. Ini masih berproses terus. Secepatnya akan diumumkan.

 

Tibyan : Bagi Golkar, apa sesungguhnya yang akan menjadi perhatian lima tahun ke depan dalam pembangunan di Kota Bekasi jika kadernya yang terpilih kembali?

Heri Suko Martono : Banyak hal. Diantaranya, bagaimana kita memberikan perhatian pada proses pembangunan sosial kemasyarakatan agar lebih kondusif lagi.  Rasa persatuan dan kebersamaan, toleransi, saling menghormati sesama, harmonisasi antara kaum minoritas dan mayoritas. Kualitas sosial kemasyarakatan inilah akan menjadi bagian penting dalam pembangunan ke depan. Karena tahun - tahun berikut setelah 2018 adalah tahun dimana potensi gesekan sosial begitu banyak.

 

Tibyan : Banyak umat Islam yang kecewa dengan Rahmat Efendy terkait berbagai statemennya seputar kasus Santa Clara?

Heri Suko Martono: Saya melihat ini menyangkut komunikasi. Di luar substansinya, saya mengakui komunikasi tentang pembangunan Gereja ini tidak ditangani dengan sebaik baiknya. Sehingga beberapa pihak merasa benar sendiri. Masyarakat tidak mendapat jawaban yang memuaskan. Pihak birokrat juga ke-PR-annya tidak dihandle dengan baik. Sehingga, menurut saya pribadi ya, pak walikota saat itu harus berfikir sendiri dan menjawab sendiri.

 

Tibyan : Apa yang akan dibenahi dari sisi komunikasi ini ?

Heri Suko Martono : Bisa saja misalnya, nanti untuk setiap persoalan penting dan punya bobot politis yang besar, walikota mendapat asistensi yang lengkap. Baik dari sisi subtansi masalahnya maupun sisi - sisi lainnya, seperti pertimbangan - pertimbangan komunikasinya. Sehingga, jangankan dalam bentuk jawaban, ekspresi dan mimik wajah pun harus diberi masukan.

 

Tibyan : Kembali ke soal pencalonan, kalau dari internal partai yang diminta untuk mendampingi Rachmat Efendi, berarti sekretais DPC adalah orang yang paling memungkinkan?

Heri Suko Martono : Hahahaha … saya ini kader partai. Saat ini saya sedang fokus pada tugas saya sebagai sekretaris. Cukup, Itu sudah menyita banyak energi saya. Saya gak mau energi saya terkuras untuk bicara mengandai andai. Apalagi sebagai pengurus di Islamic Centre Bekasi, saya juga setiap hari harus mengurusi banyak persoalan. Okay, clear.

 

Heri Suko Martono alias Heri Budhi Susetyo adalah tokoh muda Bekasi, putra H Suko Martono, yang semasa menjabat sebagai Bupati Bekasi mendirikan Islamic Centre bersama KH Noer Alie. Islamic centre itu pun menggunakan nama KH Noer Alie. Kini Heri menjadi pengurus inti Yayasan, sementara KH Noer Alie diwakili putranya KH Amien Noer dan KH Nurul Anwar juga menjadi tulang punggung Islamic Centre. (*)

Menjelang peringatan Hari Pahlawan Nasional tanggal 10 Nopember, Profesor  KH H Didin Hafidhuddin mengajak umat Islam untuk menumbuhkan kebersamaan, menghidupkan jiwa kepahlawanan, semangat berkorban dan sebagainya. Bakal calon presiden yang pernah diusung Partai Keadilan ini mengaku aneh melihat prilaku pemimpin negeri ini.  “Negerinya makin kacau, rakyatnya makin sulit, ko pemimpin masih asik asik saja membangun pencitraan. Sudahlah hentikan berbagai bentuk pencitraan itu, rakyat menanti karya nyata Anda yang cepat dan akurat untuk membenahi morat maritnya negeri ini,” katanya. Berikut perbincangan Pimpinan Redaksi Tibyan, Amin Idris, dengan Prof Didin Hafidhuddin ;

 

Tibyan; Setiap tanggal 10 Nopember diperingati sebagai hari untuk mengenang jasa jasa pahlawan kita. KomentarAnda ?

Prof Didin Hafidhuddin; Iya, bangsa Indonesia telah menetapkan tanggal 10 Nopember sebagai momentum untuk mengenang para pahlawan kita. Ini bagus. Ini bisa menjadi pelajaran untuk bangsa kita, bahwa para pahlawan inilah orang orang yang telah berkorban untuk bangsanya. Ini adalah tradisi yang baik saya kira.

 

Apa yang terpenting untuk kita jadikan pelajaran dari peristiwa peringatan hari pahlawan kali ini?

Setidaknya kita mengenalkan kepada generasi bangsa ini bahwa segala capaian yang diraih hari ini oleh bangsa Indonesia adalah buah dari kerja keras, perjuangan bahkan pengorbanan jiwa, harta dan nyawa mereka yang kini disebut pahlawan. Saya kira ini pentingnya kita memperingati hari pahlawan itu.

 

Memperingati hari pahlawan hanya mengenang masa lalu, membanggakan keberhasilan para tokoh yang tiada, sementara apa yang dilakukan saat ini sama sekali tidak mencerminkan nilai nilai kepahlawanan?

Ini bagian dari semangat itu. Semangat kepahlawanan itu memang harus dibumikan, dan terus menerus digelorakan dalam kehidupan sehari hari. Pahlawan itu kan pengorbanan. Pahlawan itu kan rela memberi yang terbaik untuk kepentingan yang lebih besar. Pahlawan itu kan berbuat kebaikan dan menegakkan kebenaran tanpa takut risiko. Dia bisa melakukannya meski risikonya hartanya habis, jiwa terancam, bahkan nyawa melayang. Nilai nilai ini memang semakin langka saat ini.Mereka yang kita kenal saat in isebagai pahlawan adalah orang yang telah terbukti merelakan semuanya, termasuk nyawanya, untuk rakyatnya.

 

Membumikan semangat kepahlawanan yang prof. maksud?

Saat ini kan bangsa kita sedang menghadapi banyak persoalan. Sudahlah, yang jadipejabat, jadi pemimpin, tampillah sebagai pemimpin yang berjiwa pahlawan. Para pahlawanitukanmenjadipahlawankarenasemasahidupmerekaberbuatjujur, berbuatbanyakuntukbangsa. Makanyamerekadinobatkansebagaipahlawan. Karenaitu, para pemimpinsaatinihendaknyamelakukanhalsamakalauingindikenangsebagaipahlawanbangsa. Peluangituada.

 

Apa yang prof lihat tentang para pemimpin bangsa kita saat ini?

Sudahlah hentikan semua pencitraan. Saya hanya heran saja, dalam keadaan negeri ini semakin sulit, pemimpinnya masih saja sibuk membangun pencitraan. Sudah hentikanlah. Lakukan yang dibutuhkan rakyat.

 

Semangat kepahlawanan rasanya sudah jauh dari kehidupan bangsa kita. Hampir di semua lapisan social tampaknya sudah semakin pragmatis berfikirnya, dan matrialistik cara hidupnya. Semangat berkorban dan nilai nilai kebersamaan makin terasa langka?

Ini menjadi tugas kita semua. Kalau perlu momentum hari pahlawan selalu dijadikan semacam gerakan untuk membangun kembali semangat kepahlawanan itu. Ini yang harus dijadikan fokus memperingati haripahlawan. Serimonial boleh saja tapi fokusnya semacam dibikin gerakan semangat kepahlawanan. Di sekolah, di rumah, di masjid, di kantor kantor …

 

Kalau Islam bagaimana memandang kepahlawanan itu Prof?

Islam itu justeru yang paling banyak mengajarkan nilai nilai kepahlawanan. Kebersamaan, semangat memberi, saling membantu dan sebagainya. Nabi Ibrahim adalah symbol kepahlawananitu. Lihatlah, bagaimana dia berkorban. Lihat juga Nabi Muhammad  dan para sahabat, adalah pemimpin yang hidup bersahaja tapi berhambur untuk mensejahterakan rakyat yang dipimpinnya. Bagaimana Abu Bakar menyerahkan semua hartanya untuk umat. Bagaimana Abdurrahman bin Auf dan seterusnya. Mereka juga tidak segan segan turun ke masyarakat, mendengar langsung keluhan mereka dan memberinya solusi.

 

Tapi pemimpin saat ini hampir tiap hari ada yang tertangkap tangan oleh KPK?

Saya kira itu karena keringnya semangat kepahlawanan. Maka saya piker perlu juga sentiment keislaman ini dipakai untuk menyetop korupsi. Misalnya, anda pemimpin, anda muslim. Kalau masih mengaku muslim, ayo hentikan korupsi. Ini menjadi tugas bersama, dalam seluruh lapisan masyarakat bisa dihidupkan semangat itu, muslim menolak korupsi. Muslim membela kepantingan umat dan rakyat. Ulama dan kaum cenrdik pandainya bisa terus saling mengingatkan, saling menjaga dalam lingkar komunitas muslim itu. (*)

TIBYAN -- Dalam kesempatan peringatan HUT Islamic Centre yang ke 24, Pimred Tibyan  Amin Idris, sempat bincang bincang dengan KH Amin Noer, ketua Dewan Pembina Yayasan Nurul Islam KH Noer Alie Islamic Centre Bekasi di ruang Dewan Pembina. Berikut sebagian petikan perbicangannya;

Tibyan : Apa yang terpenting bagi Islamic Centre pada usianya yang ke 24 ini?

KH Amin Noer : Islamic Centre sebagai lembaga dakwah makin dihimpit oleh pertumbuhan budaya masyarakatnya. Ketika awalnya para pendiri membangun Islamic Centre, saat itu masyarakat disekitarnya masih sangat berbeda dengan masyarakat jaman ini. Karena itu, perjuangan dakwah terletak pada bagaimana upaya menyesuaikan strategi sesuai dengan tantangan yang dihadapinya. Berbeda tantangan berbeda pula strategi yang dipakai untuk mengantisipasi tantangan itu. Jadi pada usia 24 tahun ini diperlukan kemampuan untuk membaca tantangan tantangan itu.

Tibyan : Masalahnya, pertumbuhan dan tantangan social itu selalu lebih cepat dan lebih dinamis?

KH Amin Noer : Kunci utamanya ada di pengurusnya, tentunya. Pengurusnya dulu harus kompak. Baru kemudian akan bisa melahirkan gagasan gagasan brilian untuk menjawab tantangan itu.

Tibyan: Apakah pak kiyai melihat pada usia 24 tahun ini Islamic telah memberi sinyal sinyal kuat sebagai pusat peradaban yang diimpikan pada pendirinya dulu?

Kiyai Amin Noer: Saat Islamic berdiri, bekasi masih belum apa apa. Tapi saat itu, Kiyai Noer Alie telah melihat gambaran masa depan yang seperti apa akan terjadi di Bekasi. Heterogenitas, pertumbuhan ekonomi, pergeseran nilai dan sebagainya. Karenanya kiyai melontarkan untuk mendirikan Islamic Centre. Dan Bupati Suko Martono pun cepat tanggap. Bersama Pak Rusmin, gagasan Islamic Centre pun segera diwujudkan. Trio inilah yang meletakkan dasar dasar pemikiran tentang Islamic Centre. Setelah 24 tahun problematikanya pun pasti berbeda, tapi essensinya tetap sama, yakni bagaimana memberi pendampingan pada umat untuk hidup lebih baik dan lebih beradab.

Tibyan: Di dalam lingkungan Islamic orang bisa saja khusuk berzikir, bertasbih, beribadah dan melakukan hal hal positif sesuai moralitas Islam. Tapi selangkah saja diluar pagar Islamic kemaksiatan ada dimana mana?

Kiyai Amin Noer : Inilah tantangan dakwah. Hendaknya, Islamic itu tidak sekadar memberi kekhusuan di dalam lingkungannya sendiri. Tapi bagaimana juga menjangkau wilayah di sekitarnya. Jadi tidak sekadar memperkuat basis dalam rumahnya, tapi bisa juga member sinar kedamaian pada lembaga-lemaba, institusi institusi di sekitarnya. Ini memang “pr” yang harus terus diperjuangkan.

Tibyan: Tapi pak Kiyai, heterogenitas umat pun tampaknya menjadi pertimbangan untuk pergerakan Islamic dalam berdakwah.

Kiyai Amin Noer : Memang. Islamic juga hendaknya memperkuat terus komitmennya sebagai lembaga pemersatu. Kita sadar, dilingkungan kita telah berkembang  aneka warna warni pemikiran keberagamaan. Ada yang begini, ada yang begitu. Kesannya berbeda. Tapi sebetulnya tidak.  Karena itu, seharusnya di sisi ini Islamic memberi ruang yang lebih luas lagi, agar semua perbedaan itu bisa cair di sini. Sesuai misinya, Islamic bisa tampil menjadi pemersatu di tengah perbedaan itu.

Tibyan : Apa yang dapat pak Kiyai sampaikan untuk Islamic Centre menyongsong tantangan dakwah yang makin kompleks?

Kiyai Amin Noer : Begini ya. Islamic ini kan sebuah lembaga. Ada organisasi di dalamnya. Ada orang orang yang mengelolanya. Ada aturan dan ketentuan ketentuannya yang ditetapkan sebagai pedoman kerja. Bahkan ada program kerja yang ditetapkan, jangka pendek dan jangka panjang. Selagi hal hal ini diikuti dan dipatuhi, seberat apapun pekerjaan akan menjadi ringan. Apalagi tugas dakwah yang dijalani dengan ikhlas, pasti Allah akan membantu menyempurnakannya. Jadi kuncinya adalah perkuat organisasi dan ikuti ketentuan yang telah ditetapkan.

Tibyan : Saya ingat, Al Magfurlah (KH Noer Alie-red) pernah membriefing kami tentang berorganisasi dakwah. Pertama kekompakan, kedua hidup hidupilah organisiasi tapi jangan cari hidup dari organisasi. Menurut Pak Kiyai masih relevan kah?

Kiyai Amin Noer. Iya,  kompak itu utama. Tentunya dalam bingkai organisasi. Ada struktur. Fungsikan setiap struktur organisasi dengan sebaik banyknya. Dengan cara ini pasti lahir kekompakan yang bisa dipertanggungjawabkan. Juga tidak mengeksploitasi organisasi untuk memperkaya diri secara tidak benar. Ini artinya tidak boleh korupsi dan sejenisnya. Pesan pesan moral itu sesungguhnya masih berlalu, tergantung bagaimana kita menafsirkannya secara luas dan terbuka. (Abu Bagus)

Foto : Ilustrasi/aos4ventos.com.br

Rihlah

TIBYAN.ID - Claudio Muhammad Baker, Juru Bicara Muslim Association of Santos (MAS), wisatawan Muslim yang datang biasanya memberikan pandangan dan masukan agar MAS bisa menjalankan kegiatannya dengan lebih baik. MAS juga seringkali menyarankan tempat wisata yang perlu dikunjungi.

Baker mengatakan MAS biasanya merekomendasikan Santos, Sao Paulo, Goianida, Curitiba, Brasilia, dan Florianopolis untuk dikunjungi wisatawan Muslim. ''Tempat itu memiliki komunitas Muslim yang besar dan warganya memiliki pemahaman yang komprehensif tentang Islam,'' katanya.

Menurut Baker masyarakat di tempat-tempat itu juga menghormati tradisi dan kultur Muslim. Di samping tempat itu memang memiliki pemandangan, pantai, dan kehidupan yang indah. Dengan demikian wisatawan Muslim bisa menikmati wisatanya dengan baik.

Berdasarkan sensus terakhir yang dilakukan pada 2001, ada 27.239 Muslim di Brasil. Meski Islamic Brasilian Federation (IBF) menyatakan ada sekitar 1.5 juta Muslim di sana. Sebagian besar Muslim di Brasil berasal dari Suriah, Palestina, dan Lebanon.

Mereka sampai di Brasil pada abad ke-19 selama Perang Dunai I dan pada 1970-an. Sejumlah warga Irak juga ada di Brasil, mereka tiba di sana sejak dimulainya invasi yang dilakukan AS dan sekutunya terhadap Irak pada 2003.

Sebagian besar Muslim hidup di negara bagian Parana, Goias, Rio de Janeiro, dan Sao Paulo. Meski demikian ada juga komunitas Muslim dalam jumlah yang cukup banyak di Mato Grosso do Sul dan Rio Grande do Sul. Di Sao Paulo, terdapat sekitar 10 masjid.

Salah satu masjid yang terbesar dan termegah adalah Mosque Brasil yang berada di pusat kota. Masjid ini merupakan masjid pertama yang dibangun di Amerika Latin. Proses pembangunan masjid tersebut dimulai pada 1929. Dan kini, masjid tersebut menjadi salah satu komoditas wisata negeri yang kental nuansa Katholiknya ini. Brasil memang piawai mengelola pariwisata.

 

(Sumber : Republika)

Foto : pinbisnisnet.weebly.com

Rihlah

TIBYAN.ID - Jumlah visa umrah yang telah dikeluarkan Arab Saudi pada musim umrah tahun ini (sejak September 2018) mencapai 2.785.790 visa. Menurut data Kementerian Haji dan Umrah Saudi, sebanyak 2.346.429 jamaah umrah telah tiba di Kerajaan Saudi.  

Dari data tersebut dilaporkan, masih ada 345.114 jamaah yang berada di wilayah Kerajaan Saudi. Dilansir dari Arab News, Ahad (13/1), angka itu termasuk sebanyak 233.910 jamaah di Makkah dan 111.204 di Madinah. 

Sebagian besar jamaah, yakni sebanyak 2.122.424, datang ke Kerajaan melalui jalur transportasi udara. Sementara sebanyak 213.121 jamaah masuk ke negara itu melalui jalur darat dan 10.884 jamaah tiba melalui jalur laut. 

Jumlah jamaah terbesar berasal dari Pakistan, yakni sebanyak 637.745. Angka jamaah terbesar kemudian diikuti oleh Indonesia (420.410).

Pemerintah Saudi memang memiliki rencana reformasi Visi 2030. Saudi memiliki tujuan untuk menarik lebih dari 30 juta jamaah umrah. Di samping itu, Saudi juga bertekad menyediakan layanan yang sangat baik dan pengalaman yang luar biasa saat berziarah bagi para jamaah.  

Tahun lalu, kementerian tersebut meluncurkan indikator pekanan di mana pihak berwenang dapat melacak jumlah jamaah yang datang ke Kerajaan. Sehingga nantinya, memperkaya pengalaman mereka dengan menyediakan layanan berkualitas tinggi. 

Berikut ini delapan negara penyumbang jamaah umrah terbesar lima bulan terakhir: 

    No        Negara                                          Jumlah 

  1. Pakistan                                            637.745 jamaah 
  2. Indonesia                                          420.410 jamaah 
  3. India                                                 292.607 jamaah  
  4. Malaysia                                            135.895 jamaah  
  5. Yaman                                               128.618 jamaah 
  6. Mesir                                                   73.179 jamaah  
  7. Turki                                                    65.970 jamaah  
  8. Uni Emirat Arab                                    59.855 jamaah  
  9. Bangladesh                                          57.701 jamaah  

 

(Sumber : Ihram.Republika)

Foto : google

Rihlah

Oleh: Ahmad Agus Fitriawan

Pelaksanaan ibadah haji tidak bisa dilepaskan dari dimensi perjalanan kemanusiaan pada aspek spiritual dan sosial untuk bisa dijadikan pelajaran dan tun tun an dalam menghadapi persoalan kehidupan. Ibadah haji merupakan rukun Islam kelima yang sarat dengan pengamalan nilai-nilai kemanusiaan universal.

Ka'bah merupakan simbol persatuan dan kesatuan umat, juga mengandung makna eksistensi kemanusiaan. Misalnya, di dalam Ka'bah terdapat Hijr Ismail, putra Nabi Ibrahim AS pernah hidup dalam suka dan duka bersama ibunda Siti Hajar pada saat ditinggal ayahandanya. Siti Hajar adalah sosok ibu yang penuh kasih sayang terhadap anaknya, sertsa memiliki keimanan kokoh, ketenangan batin, dan keluhuran budi.

Ia adalah wanita kulit hitam, miskin, bahkan budak. Namun demikian, budak wanita ini ditempatkan Allah SWT di sana untuk menjadi pelajaran bahwa Allah memberikan kedudukan kepada seseorang bukan karena keturunan atau status sosialnya, melainkan karena ketakwaan kepada Allah SWT dan usaha untuk hijrah dari kejahatan menuju ke baik an, dari keterbelakangan menuju peradaban.

Makna ibadah haji sungguh-sungguh memberikan pelajar an luar biasa atas perjalanan spiritualitas kemanusiaan hamba Allah dalam mengharap ridha Allah SWT dan meraih cin ta-Nya. Pertama, sikap totalitas dalam beribadah lillaah ta'ala. Setiap ibadah menuntut adanya totalitas kepasrahan dan kepatuhan.

Inilah yang disebut ibadah ikhlas dan pasrah yang jauh dari riya (agar dilihat orang lain), sum'ah (agar didengar orang lain), sehingga bukan hanya lillaah ta'ala melainkan juga billaah ta'ala. Tidak ada seorang ulama pun tidak bersepakat bahwa apa yang dilakukan Nabi Ibrahim AS dan Siti Hajar terhadap Ismail merupakan bukti penyerahan diri sepenuhnya terhadap perintah Allah SWT.

Kedua, sikap selalu ingin dekat dengan Allah SWT. Inti ibadah adalah menguji kesabaran dan sejauh mana segala pola pikir dan pola tindak manusia benar-benar sejalan dengan perintah Allah SWT dan menjauhi segala larangan- Nya. Karakter manusia yang dekat dengan Allah SWT ada lah manusia yang sanggup melaksanakan segala pe rin tah Allah dan menjauhi larangan-Nya dengan ketulusan hati untuk melaksanakan ibadah itu tanpa ragu sebagai rasa syukur kepada Allah SWT.

Ketiga, sikap keberanian menanggung risiko yang berat sebagai bentuk kecintaan kepada Allah SWT, melebihi ke cintaan kepada yang lainnya. Harta, takhta, dan jabatan atau kedudukan, bahkan jiwa ini sekalipun, tidak ada artinya jika mahabbah atau rasa cinta abadi kepada Allah hadir di relung hati manusia.

Keempat, sikap melepaskan dan memerdekakan diri dari sifat dan sikap buruk manusia. Ibadah kurban me ngan dung makna agar umat Islam dalam kehidupannya selalu membuang jauh-jauh atau membunuh sifat-sifat binatang yang bersarang dalam dirinya. Karakter dominan dari binatang adalah tidak memiliki rasa kebersamaan atau per satuan dan kesatuan, hanya mementingkan isi perut (kenyang), serta tidak mengenal aturan, norma, dan etika. Berkurban berarti menahan diri dan berjuang melawan godaan egoisme. Walahu'alam.

 

(Sumber : Republika.co.id)

Follow Us

Advertisement

Top Stories

Grid List

TIBYAN.ID, Bekasi – Pimpinan Yayasan Attaqwa, KH M Amin Noer MA, mengatakan puncak persatuan umat Islam yang terkuat dan indah adalah disaat dipersatukannya kaum Anshor dan Muhajirin di Madinah. Dari persatuan itu terbangun Sulthon yakni menggunakan system khilafah, yang presidennya atau kholifahnya adalah Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam.

Menjawab pertanyaan Tibyan, putra pejuang Pahlawan Nasional ini mengatakan, persatuan umat yang dibina melalui sistem pemerintahan khilafah ini terus berlanjut dengan sangat baik di masa khilafah para sahabat. Tapi, kepentingan Yahudi dan Negara Negara barat kemudian merasa terusik dan mereka kemudian memecah system khilafah ini. Melalui Kamal Attaturk di Turki kekhalifahan Turki kemudian berganti dengan system demokrasi. Inilah kemudian awal kehancuran persatuan umat.

Kalau di Indonesia menurut Kiyai Amin Noer, puncak persatuan umat terkuat di saat organisasi politik dan organisasi massa Islam bersatu dalam wadah politik Masyumi. Saat itu, semua unsur masyarakat Islam berada dalam satu payung persatuan yang sangat indah, kuat dan solid sampai akhirnya terjadi pelemahan internal yang ditandai dengan keluarnya NU dari tubuh Masyumi.

Persatuan umat tidak terjadi begitu saja. Seorang pemimpin, dalam hal ini Nabi Muhammad Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam membangun umat menjadi sebuah kekuatan yang kokoh dengan jalan persatuan. Yakni diawali dari dipersatukannya kekuatan muhajirin dan anshor di awal periode Madinah, alias fase kedua perjuangan dakwah Islam.

Jadi kalau sekarang ini dikeluhkan terjadi pelemahan umat Islam di berbagai penjuru dunia, termasuk di Indonesia, karena pemimpin umat saat ini tidak lagi mampu membangun kesatuan dan persatuan yang kokoh. Kita dilemahkan oleh situasi yang tidak mampu kita antisipasi.

“Nabi Muhammad telah mencontohkan kepada ummatnya, dalam melaksanakan perintah Allah perlu menyiapkan semua kekuatan, terutama dalam menghadapi tantangan yang datang dari musuh-musuh Islam,” kata KH M Amin Noer MA, pimpinan Yayasan Attaqwa Ujungharapan Bekasi.

DUA KEKUATAN

Dalam membangun kejayaan umat Islam, Nabi Muhammad telah jelas memberikan contoh keberhasilannya melalui dua hal. Pertama Nabi membangun kekuatan moral pengikutnya. Kekuatan moral yang dimaksud adalah Iman dan ibadah. Ini pondasi, landasan yang kalau diibaratkan bangunan.

Kekuatan moral ini adalah fase pertama membangun ketahanan umat. Bagaimana mereka meyakini adanya kekuatan yang absolut, yakni Allah Ta’ala. Dalam hal ini adalah pendidikan iman dan Islam. Mereka diajarkan tentang Tuhan dan ajaran ajaran teologinya. Fase ini terjadi di Makkah. Disebut pembinaan periode Mekkah.

Fase kedua adalah pembangunan kekuatan pasca Mekkah, yakni setelah berhijrah dan Nabi membangun dari basis Madinah. Di sini Nabi membangun kekuatan umat pada fase professional. Urusan Iman dan Islamnya alias kewajiban dasarnya, atau fardhu ‘ainnya, sudah dianggap tuntas. Selanjutnya, di Madinah Nabi mempersatukan kekuatan Anshor dan kekuatan Muhajirin.

Betapa persatuan mereka adalah persatuan yang sangat kuat. Yang punya harta, berbagi dengan hartanya. Yang punya ternak berbagi ternaknya. Bahkan salah seorang sahabat Anshor rela menceraikan isterinya agar bisa dinikahi oleh saudaranya yang berhijrah. Subhanalloh.

Nah dari dua kekuatan yang terpadu antara kaum Muhajirin dan Anshor inilah kemudian Nabi membangun sistem khilafah, dan nabi Muhammad sebagai pemimpinnya, yakni khalifah alias Presiden. Saat itulah kekuatan umat Islam terbangun atas dasar mahabbah yang sangat dalam.

Pada fase Madinah ini pula Nabi Muhammad memperkuat pertahanan untuk melawan bila ada serangan musuh dengan menciptakan Sulthon. Dengan persatuan Muhajirin dan Anshor inilah secara depacto terbentuk satu Negara. Maka sebagai pemimpin negara Nabi membuat aturan dan Undang-undang sehinngga terwujud umat yg asyidda alal kuffar ruhama bainahum, yakni kekuatan yang tegas kepada kaum kafir dan penuh cinta dan kasih sayang sesamanya.

Realitas ini ditandai dengan dilaksanakannya prinsip-prinsip keadilan yang tidak pandang bulu. Sampai sampai beliau berkata, “Seandainya Fathimah putri Muhammad mencuri akan aku potong tangannya,” kata Muhammad dalam kapasitasnya sebagai Presiden saat itu. Islam menegakkan keadilan dengan prinsip tidak tebang pilih.

WhatsApp Image 2019 09 24 at 08.58.01

MAMPU MELAWAN

Dengan persatuan yang kuat dan keadilan yang tidak tebang pilih Nabi Muhammad mampu melawan setiap serangan musuh yang datang menyerang umat muslim. Mulai dengan Perang Badr 1 dan 2, Perang Khondaq, Perang Uhud dan seterusnya sampai nabi wafat, persatuan umat atau negara terus berlanjut di dalam berbagai proses pemilihan pemimpin baru dalam memilih presiden. Dengan istilah Kholifah, diawali dengan Kholifah Abu Bakar, Kholifah Umar, Kholifah Usman dan Kholifah Ali dan seterusnya sampai Kholifah Uthman di Turki, persatuan terus terjaga dengan baik.

Saat itu tak ada satu kekuatan pun yang bisa melumpuhkan kekuatan Islam. Sampai akhirnya pada tahun 1924 Yahudi berhasil memporak-porandakan persatuan Islam. Caranya, Yahudi menghilangkan sistem Kholifah dan menggantinya dengan sistem Presiden melalui pengkaderan Kamal Attaturk di Turki.

Kamal menggulingkan Kholifah terakhir di Turki yaitu kholifah Abdul Hamid dan mengganti system pemerintahannya dengan Sistem Presiden. Seluruh Negara Islam tidak bersatu lagi dan masing2 berdiri sendiri. Dari sinilah kekuatan negara Barat dibawah politik Yahudi mencaplok satu demi satu negara Islam.

Mesir, Palestine, Pakistan, dijajah Inggris. Libya dijajah Italy. Aljazair dijajah Prancis. Dari sinilah Negara - negara Barat dan Yahudi berketetapan untuk menghancurkan setiap ada persatuan ummat Islam, termasuk di Indonesia, yang mulai menjadikan prinsip prinsip kekhilafahan.

Perasatuan umat Islam yang sangat kokoh, yang dibangun oleh KH.Hasyim Asy’ari melalui kekuatan partai Islam yang bernama Masyumi, sebagai sebuah partai yang merupakan pusi dari seluruh Partai dan Ormas Islam, juga ikut menjadi sasaran untuk dihancurkan dari dalam.

KH Hasyim Asy’ari tidak mengkoptasi sendiri Masyumi. Terbukti dalam masa kepemimpinannya Masyumi pernah dipimpin oleh seluruh elemen kekuatan umat. Ketua pertama adalah putranya KH.Wahid Hasyim kemudian terpilih yang kedua M. Nasir, lalu Prawoto dst.

Fenomena ini mencemaskan musuh Islam. Lagi lagi Barat dan Non Muslim tidak rela Islam bersatu. Maka dibujuklah NU untuk keluar dari Masyumi, maka pada tahun 1952 keluarlah NU dari Masyumi. Akhirnya terbentuklah poros Nasakom (Nasionalis, Agama, Komunis) sebagai poros kekuatan politik baru Presiden Soekarno.

Masyumi jelas menentangnya dan harus menanggung resiko dibubarkan oleh Soekarno. Sejak saat itulah awal kehancuran persatuan umat muslim di Indonesia. Terjadilah Gestapu tahun 1965 semakin mempertegas kehancurannya. Sejak pecah peristiwa politik tahun 1989, terbentuklah stigma terorisme yang dilekatkan ke dalam umat Islam. Umat Islam dicap sebagai teroris, radikalis.dan ekstrimis.

“Ini sekilas sejarah agar kita tahu apa dan siapa di balik hancurnya persatuan umat Islam di Indonesia,” kata KH M Amin menegaskan.

Menjawab pertanyaan, KH M Amin menegaskan penyebab pertama karena menurunnya terus kekuatan persatuan di kalangan umat Islam sejak runtuhnya kekhalifahan di Turki. Disamping tidak fahamnya umat atas pengertian Fardlu Kifayah. Menurutnya, semua kekuatan non muslim menghancurkan Islam dengan prinsip dasar Fardlu Kifayah.

Apa itu Fardlu Kifayah, sebagian besar orang Islam saat ini hanya memahaminya sebagai sholat janzah, makna yang sempit. Sementara non muslim memahaminya dengan benar, yakni fardlu kifayah itu adalah Profesionalisme. 

Jadi karena salah memahami Fardlu Kifyah maka profesionalitas umat Islam di bidang keilmuan dan kemajuan peradaban jauh tertinggal. Umat Islam tidak memiliki profesi yang mampu mempertahankan eksistensinya sebagai umat yang mayoritas. Nasibnya selalu terombang ambingkan di antara kekuatan musuh dan para penghancur Islam. (mai)

Foto : middleeastmonitor

Dunia Islam

TIBYAN.ID - Ia adalah seorang pria kelahiran Suriah. Ia melarikan diri dari pemerintahan mandat Inggris tahun 1920 -an, dan berlindung di Palestina.

Izzuddin Al Qassam menjadi martir bagi gerakan perjuangan bersenjata bagi Palestina disaat pimpinan partai politik hanya pandai berorasi tanpa mampu menghentikan membanjirnya gelombang imigrasi Yahudi ke Palestrina.

Kaum elit Arab di Palestina yg cukup fasih bicara,  tetapi bicara saja tidak ada gunanya. Sebab semua retorika tokoh nasionalnya yang berapa api dan sekian banyak negosiasi dengan Otoritas Inggris ternyata tak mampu menghentikan gelombang imigrasi Yahudi ke Palestina. Sementara Inggris tidak memperlihatkan niatnya untuk  memberikan kemerdekaan bagi Palestina.

Surat McDonald,  yang diterbitkan tahun 1931 telah membuat gelombang imigrasi Yahudi ke Palestina meningkat berlipat ganda.

Sebagai perbandingan antara tahun 1929 hingga 1931 imigrasi Yahudi hanya antara 5000 sampai 6000 orang. Namun setelah keluarnya surat McDonald tahun 1931 Imigrasi Yahudi meningkat menjadi 10.000 orang,  tahun 1933 menjadi 30.000 orang dan tahun 1934 lebih dari 42.000 orang.

Populasi Yahudi di Palestina meningkat dari 9 persen menjadi 27 persen dari total populasi.

Izzuddin Al Qassam,  tak bisa melihat gelombang imigrasi Yahudi yang terus meningkat setelah keluarnya surat hitam MacDonald sementara politisi Palestina hanya pintar orasi tanpa bisa menghentikan imigrasi Yahudi ke Palestina. Maka diam diam ia mengumpulkan  dana dari rakyat yang terkena dampak langsung dari imigrasi Yahudi. Dana itu ia pergunakan membeli senjata. Dan membagikannya kepada ikhwan kepercayaannya.

Ia  bersama ikhwan kepercayaan nya, lalu melakukan penyerangan terhadap tentara dan Polisi Inggris.  Naas baginya ia tewas saat terjadi kontak senjata dengan tentara Inggris.

Warga Palestina yang mengetahui tewasnya Syaikh yang menjadi panutan, bernegosiasi dengan Inggris untuk menyerahkan jasad Izzuddin Al Qassam agar dimakamkan secara seorang Muslim dan dia seorang yang syahid.

Dan Inggris menyerahkan jasad Izzuddin Al Qassam untuk di makamkan dengan kesepakatan iringan yang akan memakamkan tidak boleh melintasi perkotaan.

Sementara di kalangan rakyat Palestina beredar  informasi tentang syahid nya Syaikh Izzuddin Al Qassam,  seorang orator yang juga mujahid dan akan segera dimakamkan.

Informasi itu mengundang rakyat Palestina untuk ikut menghadiri pemakaman.

 Saat berlangsung pemakaman  ribuan warga Palestina ikut membanjiri pemakamannya. Usai pemakaman rakyat Palestina yang terbakar amarah akibat imigrasi Yahudi ke Tanah Air nya,  Kemarahan itu mereka lampiaskan dengan melakukan  penyerangan terhadap  polisi  tentara dan melempari toko dan perkantoran Inggris. Stasiun kereta api yang menjadi lambang kedigdayaan Inggris ikut menjadi sasaran amuk massa.

Izzuddin Al Qassam yang menjadi martir perjuangan Palestina kini diabadikan dengan sebuah brigade Izzuddin Al Qassam yang kini juga paling sengit melakukan perlawanan di Gaza Palestina.

Lantas bagaimana dengan Indonesia yang kini dibanjiri imigrasi dari Cina,  sementara,  penguasa,  politisi,  hanya diam bahkan membuat regulasi yang memicu gelombang imigrasi dari Cina. Akankan kah akan ada Izzuddin Al Qassam di Indonesia? (Imran)

Foto : Netralnews

Health

TIBYAN.ID, Jakarta - Bagi jemaah haji, bertandang ke Tanah Suci bisa jadi satu kesempatan untuk bertemu unta, hewan berpunuk yang berasal dari Timur Tengah. Namun, jamaah masih dihimbau untuk menjauhi binatang tersebut karena unta berpotensi membawa virus MERS-CoV atau Middle East Respiratory Syndrome Corona Virus.

"Berkaitan dengan potensi penyakit, (yang harus diwaspadai-red) itu MERS-CoV jadi jangan dekat-dekat dengan unta karena memiliki potensi penularan," sebut Kepala Pusat Kesehatan Haji Kemenkes, dr Eka Jusup Singka, kepada detikHealth, Selasa (2/7/2019).

dr Eka menambahkan, hal ini tidak hanya berlaku pada unta saja tetapi juga binatang lain yang hidup di lingkungan yang sama. Selalu batasi diri dan jaga jarak aman.

"Tapi kalau daging untanya sih nggak masalah kan sudah dimasak," candanya.

Pada kesempatan lain, Menteri Kesehatan RI, Nila F Moeloek, juga telah berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan Arab Saudi untuk melakukan antisipasi penularan MERS-CoV.

"Kami sudah berbicara dengan Kementerian Kesehatan Arab Saudi dan mereka mengerti hal itu. Jadi selama nanti pelaksanaan haji mereka akan memperhatikannya," kata Menkes.

"Nah dari kita saya mengimbau jangan dekat-dekat unta, nggak usah foto-foto sama unta," tutupnya.

 

Sumber : detikHealth

foto : KVUE.com

Wawasan

TIBYAN.ID - Oleh : Pundra Rengga Andhita, Pengajar di Prodi Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Surakarta. 

Nicole and I thought this was a great opportunity to organically introduce an LGBTQ couple in the series, and we asked Hasbro and they approved it.’’ (Michael Vogel).

Itulah pernyataan yang diungkapkan penulis dan produser, Michael Vogel menjelang beredarnya episode The Last Crusade dari film kartun My Little Pony: Friendship is Magic.

Sebuah film yang mengisahkan pertemanan enam karakter perempuan, produksi Hasbro Studios Amerika Serikat. Seperti dilansir situs daring People, episode ini memperkenalkan Aunt Holiday and Auntie Lofty sebagai pasangan lesbian yang merawat karakter Scootaloo.

Popularitas telah mendorong distribusi film ini menjadi semakin meluas di berbagai pasar internasional. Seiring perkembangan internet, My Little Pony dapat ditonton tidak hanya melalui layar televisi, tetapi juga situs daring, seperti Youtubedan lainnya.

Di Indonesia, film ini sudah mulai tayang sejak tahun 2016 melalui salah satu televisi nasional. Tampilan visual yang didominasi warna pastel berhasil melahirkan interaksi intens antara anak-anak dan tayangan ini.

Film kartun memang telah menjadi bagian panjang dari perjalanan sinematografi. Pada era modern, film kartun kerap menjadi pilihan orang tua untuk ditontonkan ke anak, baik itu batita, balita, maupun usia lanjutnya.

Tidak sedikit orang tua yang memberikan akses televisi atau gawai untuk anak guna mengakses film kartun. Niatnya mungkin baik, hendak memberikan hiburan atau sekadar pengalih perhatian bagi anaknya.

Menurut penelitian yang dilakukan oleh Ghilzai, Alam, Ahmad, Shaukat, dan Noor (2017), ada tiga hal yang didapatkan anak-anak dengan menonton film kartun, yakni kesenangan (41 persen), tindakan (23 persen), dan belajar (17 persen).

Ya, film kartun memang tidak hanya menyajikan fungsi hiburan, tetapi juga informasi dan edukasi. Film kartun bisa menjadi salah satu medium pembelajaran sosial yang efektif bagi anak.

Namun, yang menjadi persoalan adalah muatan pesan apa yang terdapat dalam film tersebut. Ini penting karena anak merupakan plagiator yang baik.

Pesan yang disampaikan melalui film kartun bisa dengan mudah diterima oleh anak tanpa mempertimbangkan layak dan tidaknya. Semakin tinggi intensitas menonton maka semakin besar peluang mereka untuk mengingat pesan dalam film tersebut.

Nantinya, ingatan ini tidak mengendap sementara. Ingatan akan melekat seiring perkembangan usia dan menjadi acuan mereka untuk melihat kehidupan nyata seperti apa yang ada dalam film. Ini yang perlu menjadi perhatian.

Film bukan hanya menyajikan unsur sinematik melainkan juga unsur naratif yang memuat pesan tertentu. Muatan pesan sering kali terkait dengan kepentingan yang ingin disampaikan pembuatnya.

Advertisement

Upcoming Events