Simak berbagai info Tibyan Islamic Centre KH Noer Alie Bekasi melalui media sosial Twitter (@islamicbks), Facebook (https://www.facebook.com/islamiccentrebekasi/), Instagram (@islamicentrebks) || Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi (islamiccentrebks@gmail.com)
22
Wed, May

Inilah Kerugiannya Jika Tinggalkan Shalat Jum'at

dok.Islami.co

Oase Iman
Typography

“Hai orang-orang yang beriman, apabila diseru untuk menunaikan shalat Jumat, maka bersegeralah kamu kepada mengingat Allah dan tinggalkanlah jual beli…”
(QSAl Jumu’ah: 9)

TIBYAN.ID - SHALAT Jumat merupakan shalat wajib bagi muslim yang khusus dikerjakan pada hari Jumat. Kewajiban ini tertuang baik dalam Alquran maupun hadis.

Nah, bagaimana jika ditinggalkan? Muslim yang meninggalkan ibadah fardhu tentunya akan mendapatkan dosa. Selain itu, beberapa dalil juga menyebutkan tentang ancaman dan kerugian orang-orang yang meninggalakan shalat Jumat.

1. Shalat Jumat dimasjid tidak boleh ditinggalkan

Menurut hadis yang diriwayatkan dari Ibnu Mas’ud ra. Nabi SAW bersabda,”Aku hampir saja meminta seseorang untuk mengimami shalat (menggantikan diriku), kemudian aku akan pergi membakar rumah orang-orang yang tidak megikuti shalat Jumat.” (HR Muslim: 1/452, Ahmad: 1/402, 422, 448, 461)

2. Yang meninggalkan shalat Jumat itu termasuk golongan yang lalai

Abdullah bin Umar dan Abu Hurairah meriwayatkan, Nabi SAW bersabda di atas mimbarnya, “Akan berhenti orang-orang itu meninggalkan shalat Jumat atau Allah akan mengunci dan menutup hati mereka, lalu mereka pasti akan termasuk kelompok orang-orang yang lalai.” (HR Muslim: 2/591, Ibnu Majah: 1/260, Ahmad: 1/239, 254, 335, 2/84)

3. Yang meninggalkan shalat Jumat, hatinya Allah tutup

Ubaidah bin Sufyan al Hadhrami berkata, “Barang siapa meninggalkan shalat Jumat sebanyak tiga kali karena menganggap remeh perkara shalat Jumat, maka Allah akan (menutup) hatinya.” (HR Tirmidzi: 2/373, Abu Dawud: 1/638, Nasa’i: 3/88, Ahmad: 3/424)

4. Yang meninggalkan shalat Jumat tidak akan mendapat berkah

Jabir bin Abdillah berkata, “Aku mendengar Rasulullah SAW bersabda di atas mimbarnya:

‘Wahai para manusia, bertaubat lah kalian kepada Allah SWT sebelum kalian mati. Dan, bersegeralah melakukan amal saleh, sambungkan lah hubungan antara kalian dengan Tuhan kalian dengan cara berzikir kepada-Nya dan bersedekah secara sembunyi-sembunyi dan terang-terangan. (dengan begitu) niscaya kalian akan diganjar, dipuji, dan diberi rezeki. Dan, ketahuilah bahwa Allah SWT telah menetapkan shalat Jumat sebagai kewajiban atas kalian di tempatku ini, di bulanku ini, di tahunku ini sampai hari kiamat, yaitu bagi orang yang memiliki kemampuan. Adapun bagi siapa yang meninggalkan shalat Jumat semasa hidupku atau sepeninggalku karena inkar dan menganggapnya remeh, baik ia memiliki pemimpin yang jahat atau yang adil, maka ingatlah, Allah tidak akan mengokohkan persatuannya. Bahkan, ketahuilah, Allah tidak akan memberkati urusannya. Ketahuilah dan ketahuilah bahwa ia tidak akan mendapat pahala shalatnya, wudunya, zakatnya, hajinya, dan segala kebaikannya sampai mereka bertaubat. Jika mereka bertaubat, maka Allah akan menerima taubat mereka. Ketahuilah, jangan lah sekali-kali seorang perempuan mengimami laki-laki, seorang Badui mengimami Muhajir (orang yang ikut hijrah bersama Nabi SAW), dan seorang pendosa mengimami orang mukmin, karena sesungguhnya sebuah kekuasaan yang ia takuti pedang dan cambuknya, akan menghancurkannya.” (HR Ibnu Majah: 1/343)

Dalam hadis tersebut, disebutkan bahwa orang yang meninggalkan shalat Jumat akan mendapat banyak sekali kerugian. Allah tidak akan memberkati urusannya, shalat, wudu, zakat dan hajinya tidak diterima.

Hanya taubat yang mempu menebus itu semua. []

 

(Sumber : Islampos / Waktu-Waktu Penuh Berkah: Khazanah Islam Klasik/Karya: Imam Baihaqi/Penerbit: Qisthi Press/Tahun: 2017)