13
Sun, Oct

Jamallullail : Tarhib Ramadhan Adalah Persiapan Melakukan Kebaikan

Kegiatan Tarhib Ramadhan Di Masjid Nurul Islam Islamic Centre Bekasi (dok.abu bagus)

Oase Iman
Typography

TIBYAN.ID, Bekasi - Puasa itu adalah Junnah alias benteng diri kita, fisik dan bathin. Karena itu jangan bersikap tidak baik antara tindakan dan ucapan.

"Itulah tujuan puasa yang hakiki, pengendalian diri baik perkataan dan perbuatan" kata KH Jamalullail LC dalah acara Tarhib Ramadhan di Masjid Nurul Islam Islamic Centre KH Noer Alie, Selasa (30/4).

Tarhib, kata KH Jamalullail adalah membuka hati nurani agar kita bisa melakukan kebaikan dengan sepenuh hati. Maka, orang Arab ketika menerima seseorang dengan senang hati ucapannya adalah Marhaban.

Dalam tausiyahnya di Masjid Nurul Islam Islamic Centre Bekasi dalam rangka Tarhib Ramadhan 1440 H, KH Jamalullail menegaskan bahwa inti kegiatan tarhib ini adalah bersiap melakukan kebaikan memasuki Ramadhan.

Setiap umat Islam yang mukmin akan mengucapkan marhaban dan menunjukkan tarhibnya ketika Ramadhan menjelang.

Karena menurut KH Jamalullail ada sekelompok mahluk yang bersikap sebaliknya, yakni menutup diri, bahkan tidak bisa menerima kehadiran ramadhan.

Orang orang seperti ini adalah orang yang tidak mendapat syafaat kelak di hari akhir.

Perintah puasa adalah ajaran lama, jauh sebelum Nabi Muhammad diutus. Sejak Nabi Adam perintah puasa sudah ada, yakni pengendalian diri. (Abu Bagus)