JUS DAN KECAMBAH (Bag 4)

Health
Typography

Ada dua olahan makanan yang sangat direkomendasikan, yakni jus dan kecambah. Jus adalah buah atau sayur segar yang dihaluskan untuk diminum langsung. Kecambah adalah proses pengolakan kacangan yang direndam air beberapa saat kemudian membuarkan untuk tumbuh tunas awal, kemudian dijadikan makanan baik dijus maupun ditumis menjadi makanan. Di banyak masyarakat barat dan eropa, meminum jus dianggap sebagai cara yang baik bagi kesehatan. Jus buah-buahan dan sayur-sayuran mengandung elemen-elemen hidup, seperti mineral, vitamin, asam amino, enzim, dsb. yang sangat diperlukan bagi kehidupan itu sendiri. Minum jus bisa 2 hingga 8 gelas sehari. 

Mengapa harus dijus? Tidak dapatkah kita hanya makan buah-buahan dan sayur-sayuran? Dengan meminum jus, kita benar benar membantu tubuh kita dalam mencerna makanan yang kita konsumsi. Hal ini bisa mengurangi beban kerja lambung untuk secara mekanis memisahkan bahan padat dari nutrien yang terkandung dalam jus. Selain itu memakan buah atau sayur langsung tentunya sangat terbatas oleh kemampuan kita mengunyah makanan tersebut. Segelas jus wortel sedikitnya terbuat dari dua batang wortel. Kalau dengan mengunyah tentunya sudah pasti membosankan. Sementara dengan dijus, minuman itu bisa langsung masuk. Dan alasan lain, nutrien dari jus terserap ke dalam aliran darah dalam setengah jam setelah diminum.

Bagaimana kalau dilakukan penggabungan, buah A dengan buah B, atau dengan sayuran B, seperti banyak ahli gizi melakukannya dengan model food combining. Bagi saya, hal itu tidak terlalu bermasalah selama tidak mengganggu selera makan seseorang. Kalau merasa enak menggabungkan sedsuatu dengan sesuatu, lakukan saja. Biarkan kita dibimbing oleh pucuk rasa kita dan bagaimana kita merasakannya. Cobalah apapun yang dianggap cocok dengan apa yang tersedia. Bila tidak ada efek-efek negative seperti menderita gas, sakit perut, gembung, dsb., lanjutkan dengan kombinasi jus anda. Meski demikian, ada beberapa pedoman yang perlu selalu diingat;

  • Belilah sebuah juicer agar anda  bisa melakukan pembuatan jus sendiri secara lebih hygienis. Tetapi, rasa jus wortel yang dibuat dengan juicer yang baik adalah istimewa, dan yang terpenting jauh lebih hygienis dibanding anda membelinya dari pedagang jus di pinggir jalan.
  • Meminum jus segera setelah pemerasan. Jangan simpan jus itu dalam mesin pendingin untuk konsumsi selanjutnya. Jus itu akan teroksidasi. Anda berkeinginan memperoleh semua enzim segar memasuki tubuh anda sesegera mugkin.
  • Minumlah sejumlah jus yang berbeda setiap harinya untuk memastikan bahwa anda memperoleh nutrien yang lengkap.
  • Kalau anda meminum jus wortel atau pepaya terlalu sering, bisa jadi telapak tangan atau telapak kaki akan berubah kuning. Namun warna kekuningan itu sesungguhnya akibat betakarotin. Karenanya tidak ada alasan untuk mencemaskan karena ini tidak merugikan bila anda tidak mengalami hypothyroidisme.
  • Sejumlah orang mengeluh bahwa meminum jus buah-buahan dan sayur-sayuran memproduksi angin dalam perut. Ini adalah karena perut anda tidak cukup bersih dan jus buah itu meragi, yang menghasilkan gas. Sekali lambung dan usus anda bersih, tidak akan ada masalah.

Ketika membuat jus, perhatikan hal-hal berikut:

  • Jangan membuat jus dari kulit jeruk dan jeruk besar karena mengandung zat beracun, tapi pakailah bagian putih kulit buahnya karena bergizi. Ini mengandung bioflavonoid dan vitamin C.
  • Kuliti semua buah-buahan sebagai upaya menghindari kemungkinan terkontaminasi pestisida.
  • Buatlah jus lemon, limau dan anggur dengan kulit dan bijinya.
  • Untuk semangka, gunakan bagian putih kulit buahnya, yang dibuang hanya lapisan paling luar yang hijau saja.
  • Jangan membuat jus apel dengan biji-bijinya. Biji buah apel ini mengandung sianida dan dengan demikian dapat beracun.
  • Biji persik dan plum harus dibuang ketika buah-buahan ini dijus.
  • Jangan gunakan daun hijau pada bagian atas wortel ketika membuat jus. 
  • Anda bisa menggunakan buah-buahan dan sayur-sayuran apapun yang anda suka untuk membuat jus.

Selain melalui proses jus, makanan yang terdiri dari biji bijian bisa dikonsumsi setelah memalui proses kecambah. Ada pepatah mengatakan “pendam biji x, akan tumbuh menjadi pohon ek, tapi pendam sepotong daging, dia akan membusuk dalam beberapa jam saja. Pepatah ini mengandung makna bahwa biji bijian melibatkan kehidupan dalam bentuk terkonsentrasi. Ketika biji menyerap air, proses kehidupan mulai terjadi dan kecambah muda siap untuk tumbuh menjadi tanaman baru. Kecambah melambangkan biji yang baru menetas.

Seseorang yang sering mengkonsimsi kecambah biji-bijian sebagai diet utamanya akan memiliki tubuh yang sehat dengan kulit yang halus. Kenyataan ini bisa dimaklum karena kecambah mengandung protein pra-cerna lengkap yang membuatnya mudah dicerna dan digunakan oleh sistem pencernaan. Bahkan kecambah memberikan energi yang sangat cepat masuk ke dalam tubuh. Melalui proses pengecambahan jumlah enzim, vitamin dan mineral meningkat tajam dalam biji. Misalnya, vitamin C dalam kacang polong berbentuk kecambah meningkat 800% dalam empat hari pengecambahan berbanding yang ditemukan dalam kacang polong kering. Dalam buah miju-miju dan kacang mung, vitamin B kompleks meningkat 3 kali lipat. Kandungan vitamin E gandum meningkat 300% dan dalam oat, vitamin B meningkat 1.300%.

Kelihatannya dimungkinkan untuk mengecambahkan semua jenis biji-bijian, kacang-kacangan atau polong-polongan untuk makanan. Keuntungan mengkonsumsi kecambah ini ialah karena dapat tumbuh dalam iklim apapun, tidak memerlukan tanah atau sinar matahari langsung. 

Contoh-contoh biji kacambah untuk makanan adalah:

  1. Alfalfa
  2. Kacang adzuki
  3. Soba
  4. Brokoli
  5. Semanggi
  6. Kubis cina
  7. Fenugraak
  8. Garbanzo
  9. Kacang hijau
  10. Bawang perai
  11. Miju-miju
  12. Kacang mung
  13. Mustard
  14. Kacang tanah
  15. Lobak
  16. Kacang merah
  17. Bawang kecambah
  18. Bunga matahari
  19. Kacang kedelai
  20. Gandum

a. Bagaimana memakan kecambah

Sejumlah orang memakan kecambah mentah-mentah atau menjusnya, sementara orang-orang lain lebih suka memasaknya. Anda dapat menambahkan kecambah kedalam salad, roti isi atau sop tanpa harus memasaknya. Kecambah juga dapat dimasak sebentar dengang merebusnya atau menumisnya. (Habis)