Pengurus Islamic Centre Bekasi Silaturrahmi Ke Kantor Kemenag Kota Bekasi

Pengurus Islamic Centre Bekasi Silaturrahmi Ke Kantor Kemenag Kota Bekasi

ICEBE, Bekasi – Alharokah Barokah. Wattaani Halakah. Begitu Doktor KH Zamakhsari Abdul Majid, Wakil Ketua pengurus Islamic Centre Bekasi berkomentar saat bersilaturrahmi kepada Kepala Kantor Kementrian Agama Kota Bekasi, H Sobirin, Kamis 21/09.

Maksudnya seorang muslim itu harus aktif, terus bergerak dan berkreasi serta berinovasi jika ingin hidupnya berkah. Sebaliknya sikap malas hanya akan melahirkan kesengsaraan.

Setidaknya ini yang dilakukan pengurus YNI saat ini. Dibawah kepemimpinan Dr. H. Heri Sukomartono dan wakilnya Dr. KH. Zamakhsari Abdul Majid, pengurus akan terus bergerak menggalang silaturrahmi ke seluruh komponen umat. Termsuk ke Kepala Kementrian Agama Kota Bekasi.

Beberapa hal muncul dalam percakapan itu. Antara lain, bagaimana masjid Nurul Islam Islamic Centre Bekasi bisa segera tuntas pembangunannya. Sobirin juga memberi banyak masukan kepada Islamic mulai soal Upaya menghidupkan kegiatan masjid sampai masalah-masalah kegiatan usaha yang sesuai.

Kepala Kemenag didamping Kasubbag TU, H. Abdul Syakur. Sementara KH Zamakhsyari didampingi Sekretaris Yayasan Nurul Islam KH Noer Alie Islamic Centre Bekasi, Kabid Dakwah, Kabid usaha dan Ketua DKM. Pertemuan berlangsung penuh nuansa persaudaraan. (*)

Khitanan Massal Menjadi Bagian Kegiatan Milad Islamic Centre Bekasi

ICEBE, Bekasi – Islamic Centre Bekasi melaksanan kegiatan pelayanan kesehatan sosial yakni Khitanan Massal atau Sunatan Gratis yang masuk kedalam Rangkaian Acara Milad Islamic Centre Bekasi ke 30 tahun. Program sunatan tersebut bekerjasama dengan Yayasan Bhakti Syiar Islam dan RS. Bhakti Kartini. Sabtu(19/8/23)

Acara ini menjadi momentum penting bagi banyak keluarga dalam menjalankan tradisi sunatan serta sebagai momen berbagi kebahagiaan dengan sesama.

Dalam kesempatan ini peserta yang mengikuti khitanan yaitu sebanyak 27 orang, selain itu juga peserta tidak hanya mendapatkan pelayanan khitanan gratis, mereka diberikan uang santunan dan alat – alat sekolah.

Festival Hadroh Meramaikan Rangkaian Kegiatan Milad Islamic Centre Bekasi Ke 30 Tahun

ICEBE, Bekasi – Dalam rangka Milad Islamic Centre Bekasi yang ke 30 tahun, Festival hadroh menjadi bagian dalam rangkaian kegiatan, Acara ini berlangsung di Gedung Aula Muzdalifah.Sabtu(19/8/2023)

Festival hadroh ini sangat antusias diikuti oleh 15 tim hadroh dari berbagai kalangan sekolah dan Pondok Pesantren.

Peserta Festival Hadroh harus mengikuti syarat dan ketentuan yang disiapkan oleh panitia dan dewan juri seperti vokal, durasi, dan kekompakan, dari penilaian itu dewan juri mendapatkan 3 peserta yang penilaian yang bagus dan berhasil mendapatkan juara diantaranya:

Juara 1 : Hadroh Sidrotul Muntaha mendapatkan piala dan uang pembinaan sebesar Rp. 3.000.000
Juara 2 : Hadroh Syubbanul Khoir mendapatkan piala dan uang pembinaan sebesar Rp. 2.000.000
Juara 3 : Hadroh Miftahul Qolby mendapatkan piala dan uang pembinaan sebesar Rp. 1.000.000

Peringati Milad Yang Ke 30 Tahun, Islamic Centre Bekasi Menggelar Acara Istighosah Bersama

ICEBE, Bekasi – Islamic Centre Bekasi menggelar acara Istighosah Bersama dalam rangka Milad yang ke 30 tahun di Aula KH. Noer Alie. selasa (15/8/23)

Acara ini merupakan acara tahunan yang dilakukan setiap tahunnya yang mengusung tema “Rumah Besar Umat Islam”.

Dimulainya acara ini dengan Pembukaan, Sekapur Sirih oleh Ustadzah Hj. Atifah Hasan, LC, Pembacaan Yasin Tahlil, Pembacaan Ayat Suci Al Qur’an, Pembacaan Kisah Maulid Nabi, sambutan – sambutan yang diantaranya dari Ketua Panitia penyelenggara Ustadzah Hj. Khofifah, S.Pd.I dan juga sambutan dari Ketua Pengurus Yayasan Nurul Islam KH. Noer Alie Bekasi Dr. H. Heri Suko Martono, SE, MBA. Sementara itu juga KH. Hasan Nuri Hidayatullah atau Gus Hasan memberikan tausyiahnya.

Acara ini juga dihadiri oleh Pembina, Pengurus, Pengawas, Karyawan, Serta jamaah dari Pengajian Ibu – Ibu Islamic Centre Bekasi.

Semoga Islamic Centre Bekasi kedepannya dapat memberikan manfaat dalam pelayanannya lebih besar lagi, memperkuat persaudaraan umat, dan meningkatkan syiar Islam dengan memanfaatkan media sosial dan teknologi informasi.

Yayasan Nurul Islam KH. Noer Alie Islamic Centre Bekasi Resmi Melantik Ketua dan Wakil Ketua Pengurus

Hari ini Kamis (03/8) Dr. H. Heri Budisusetyo, MBA dan Dr. KH. Zamakhsyari AM, MA resmi dilantik sebagai Ketua dan Wakil Ketua Yayasan Nurul Islam KH. Noer Alie Islamic Centre Bekasi. Pelantikan ini dilakukan oleh Ketua Pembina H. Wikanda Darmawijaya beserta anggota – anggota Pembina lainnya.

Acara ini dimulai dengan Pembukaan, Pembacaan Tilawah Qur’an, Sambutan Anggota Pembina Drs. H. Paray Said, MM, MBA, Pembacaan Sumpah Jabatan oleh Ketua Pembina H. Wikanda Darmawijaya, Tausyiah oleh Dr. KH. Anwar Sanusi, dan Penutup doa oleh KH. Abdul Hadi,

Acara ini juga dihadiri oleh Komandan Kodim 05/07 Bekasi, Ormas – ormas Islam, Pejabat – pejabat Pemerintahan Kota Bekasi, dan tamu undangan khusus.

Ketua Pengurus Dr. H. Heri Budisusetyo, MBA memberikan sambutannya bahwa Kemajuan Ilmu pengetahuan dan Teknologi semakin menantang kegiatan dakwah saat ini. Bentuk bentuk dakwah konvensional yang mengandalkan podium cenderung semakin tergeser oleh peran dunia teknologi komunikasi dan informasi.

Apa yang terjadi di German, sebuah gereja dibimbing oleh AI merupakan bukti bahwa komunikasi dakwah perlu adaptasi dengan teknologi. (*)

SELAMAT JALAN PAK ABID

Sabtu pagi itu, 1 Juli 2023, ia masih mengirim beberapa pesan WhatApp. Di antaranya berisi pendelegasian kerja. Karena Ahad dan Senin dia akan berada di Bandung. Selasa menghadiri pengukuhan doctor sahabatnya dan selanjutnya Rabu sampai Ahad dia akan ada di Malaysia.

Rupanya Allah tak membiarkannya terus bergelut dengan kerja. Ahad 2 Juli, dini hari, Allah memanggilnya. Mengajaknya kembali ke pangkuan-Nya, meninggalkan semua agenda yang telah disusunnya.

Inna lillahi wa inna ilaihi rojiun.

Berita pun tersebar di banyak pesan seluler. Dr. KH. M Abid Marzuki, M.Ed meninggal dunia. Duka menggema. Tangis pun tumpah di Islamic Centre Bekasi. “Kami kehilangan ketua pengurus yang juga lebih berperan sebagai guru,” kata H. Wikanda Darmawijaya.

Pak Abid, begitu kami memanggilnya disemayamkan di pemakaman keluarga besar KH Noer Alie di Pondok Attaqwa Putri. Berjajar di antara makam-makam para ulama. Seperti makam KH Noer Alie, KH Amien Noer, KH Nurul Anwar, KH Muhyiddin, KH Marzuki dll. Seluruh civitas Yayasan Nurul Islam KH Noer Alie pun hanya bisa mengucap; Selamat jalan Pak Abid.

Dr. KH M. Abid Marzuki adalah ketua Yayasan Nurul Islam KH Noer Alie – Islamic Centre Bekasi. Di Yayasan Attaqwa dia menjabat Anggota Pembina, sementara di STAI Attaqwa Pak Abid adalah ketuanya.

Di STAI Attaqwa Pak Abid sedang mem-push meningkatkan status STAI menjadi Institute sedangkan di Islamic Centre sedang menggenjot menjadikan lembaga peradaban ini menjadi rumah besarnya umat Islam.

Satu hal lagi yang sedang menjadi focus perhatian Pak Abid adalah perjuangan menghidupkan kembali Sobat tande, jargon peradaban dan narasi kesetaraan orang Bekasi. Bersama beberapa tokoh lintas Agama, pak Abid ingin melihat orang Bekasi bisa harmoni di tengah perbedaan.

Selain di Islamic Centre dan di Attaqwa Pak Abid adalah Ketua Dewan Adat BKMB, dosen di Unisma, pengawas di Koperasi Islamic Centre. Di kalangan alumni PM Gontor, Pak Abid dituakan.

Perhatiannya pada dunia Pendidikan dan urusan sosial keummatan membuat pak Abid seakan tidak pernah punya waktu untuk berhenti. Ia terus bergerak dan bergerak sampai akhirnya Alloh mengistirahatkannya.

Kini semua kisah itu lepas. Pak Abid telah dipilih oleh Allah untuk melepas semua kesibukan duniawi. Ia dijemput dalam jiwa yang tenang, Pak Abid melemparkan senyum meninggalkan semua ceritanya. (aminidris)

Pemotongan Hewan Qurban Di Islamic Centre Bekasi

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh.

Terimakasih kepada para Muqorrib yang telah mempercayakan hewan qurbannya yang berjumlah 9 ekor sapi dan 7 ekor kambing kepada panitia Idul Qurban Yayasan Nurul Islam KH Noer Alie Islamic Centre Bekasi, semoga qurban yang diniatkan diterima oleh Allah SWT,

Dan kepada semua panitia yang telah membantu demi terlaksananya kegiatan dari awal sampai selesai dan Alhamdulilkah sukses.

Semoga segala apa yg kita laksanakan Allah SWT catat sebagai amal ibadah.

Pengajian Menjelang Ramadhan

Kegiatan Pengajian Menjelang Ramadhan Bersama Buya Yahya telah sukses diselenggarakan, acara ini dihadiri oleh Pembina, Pengurus Yayasan, PLT Walikota Bekasi Dr. H. Tri Adhianto, Ketua PCNU Kota Bekasi KH. Madinah dan elemen ormas islam lainnya serta ratusan jamaah dari berbagai kalangan. Ahad(19/03)

kegiatan ini dibuka dengan pembacaan ayat suci Al – Qur’an oleh Ustadz H. Nasrullah, juga ada sambutan dari Ketua Pembina Yayasan Bapak H. Wikanda Darmawijaya dan Sambutan dari PLT Walikota Bekasi Dr. H. Tri Adhianto.

Lalu sebelum memulai tausyiah dari Buya Yahya yang tidak sengaja juga datang Rizal vokalis dari grup band Armada lalu diminta Buya Yahya untuk melantunkan sedikit Nashid.

Buya Yahya memberikan tausyiahnya bagaimana persiapan ibadah dalam menghadapi bulan suci Ramadhan.

Menjelang Ramadhan, IKWANI Islamic Centre Bekasi Memberikan Bantuan Korban Gempa Cianjur

Menjelang bulan suci Ramadhan 1444 H, IKWANI Islamic Centre Bekasi menerima sumbangan dana dari Islamic Union Hongkong, yang dimana sumbangan ini diberikan kepada korban – korban gempa bumi Cianjur yang beberapa warganya masih tinggal di pengungsian, diantaranya yang diberikan berupa alat – alat perlengkapan sekolah untuk murid – murid dan alat – alat perlengkapan sholat untuk guru – guru. Sabtu(18/03)

× Ada yang bisa dibantu?